Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dengan melantik enam pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4). Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 51 P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara periode 2024–2029.
Dalam perombakan tersebut, sejumlah posisi strategis mengalami perubahan. Jabatan Menteri Lingkungan Hidup yang sebelumnya dipegang Hanif Faisol Nurofiq kini diisi Jumhur Hidayat. Sementara Hanif digeser menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Selain itu, Dudung Abdurachman dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Muhamad Qodari. Qodari selanjutnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), menggantikan Angga Raka Prabowo.
Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan. Para pejabat yang dilantik mengikuti sumpah yang dibacakan Presiden dengan khidmat.
Prabowo menegaskan, setiap pejabat negara harus menjunjung tinggi etika jabatan serta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, seperti sumpah yang diucapkan oleh pejabat yang baru dilantik tersebut.
“Dalam menjalankan tugas jabatan, saya akan menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” bimbing Prabowo yang diikuti para pejabat yang dilantik.
Selain posisi tersebut, Presiden juga melantik sejumlah pejabat lainnya untuk memperkuat struktur pemerintahan. Abdul Kadir Karding ditunjuk sebagai Kepala Badan Karantina Nasional, sementara Hasan Nasbi dipercaya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.
Secara keseluruhan, terdapat enam pejabat yang dilantik dalam reshuffle kali ini, yakni Muhamad Qodari sebagai Kepala Bakom RI, Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Nasional, Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden, Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, serta Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Perombakan kabinet ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja pemerintahan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Presiden menekankan pentingnya soliditas dan profesionalitas jajaran kabinet dalam menjalankan program pembangunan nasional.
Dengan pelantikan ini, diharapkan kinerja pemerintahan semakin optimal serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK