Buka konten ini

BANGLADESH (BP) – Badai petir yang melanda sejumlah wilayah Bangladesh menelan korban jiwa. Sedikitnya 14 orang dilaporkan tewas akibat sambaran petir pada Minggu (26/4), setelah negara itu dilanda gelombang panas berkepanjangan.
Korban tersebar di tujuh distrik. Di antaranya, lima orang meninggal dunia di Distrik Gaibandha, wilayah utara Bangladesh.
“Lima orang, termasuk dua anak, meninggal akibat sambaran petir di distrik Gaibandha,” ujar petugas kepolisian setempat, Muhammad Rakib, seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Insiden serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain. Dua orang dilaporkan tewas di Distrik Thakurgaon, dua orang di Sirajganj pada hari pertama badai musim ini, serta dua korban lainnya di Jamalpur.
Sementara itu, masing-masing satu korban jiwa dilaporkan di Distrik Panchagarh, Natore, dan Bogra, berdasarkan laporan media lokal Prothom Alo.
Departemen Meteorologi Bangladesh memperkirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih akan terjadi di beberapa wilayah dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini diperkirakan dapat meredakan gelombang panas yang melanda sebagian besar wilayah Bangladesh dalam beberapa pekan terakhir.
Setelah lebih dari sepekan dilanda suhu tinggi, hujan disertai petir mulai turun di ibu kota Dhaka serta wilayah Rangpur, Mymensingh, dan Sylhet pada hari yang sama.
Organisasi relawan Save the Society and Thunderstorm Awareness Forum mencatat, sebanyak 330 orang tewas akibat sambaran petir di Bangladesh sepanjang tahun lalu.
Sebagian besar korban merupakan petani. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY