Buka konten ini
SEIBEDUK (BP) – Polsek Seibeduk memperketat pemantauan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi potensi panic buying di tengah masyarakat, khususnya terkait isu ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok.
Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan langkah tersebut merupakan upaya antisipasi dini agar tidak terjadi kepanikan massal yang dapat mengganggu stabilitas distribusi barang di lapangan.
“Dari hasil pengamanan dan pengecekan langsung di sejumlah SPBU, khususnya di wilayah Sei Beduk dan sekitarnya, distribusi BBM masih berjalan lancar. Kami tidak menemukan antrean panjang maupun lonjakan pembelian yang signifikan,” ujar Alex, Rabu (22/4).
Selain memantau SPBU, jajaran kepolisian juga melakukan pengecekan di pasar tradisional serta sejumlah toko grosir guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman.
“Aktivitas jual beli masih berjalan normal, stok bahan pokok mencukupi, dan harga relatif stabil. Tidak ada indikasi masyarakat melakukan pembelian dalam jumlah besar yang mengarah pada panic buying,” katanya.
Menurut Alex, kondisi tersebut menunjukkan masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum tentu benar.
“Secara keseluruhan situasi kamtibmas tetap kondusif. Masyarakat beraktivitas seperti biasa tanpa kepanikan. Ini yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar di media sosial.
“Pastikan validitas informasi sebelum menyebarkannya, karena informasi yang tidak benar dapat memicu keresahan bahkan kepanikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Alex mengajak masyarakat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban dengan segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan.
“Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang tersedia 24 jam dan gratis untuk pelaporan maupun permintaan bantuan,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO