Buka konten ini

POLDA Kepri masih menyelidiki kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar di Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, usai mengonsumsi program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Penyelidikan saat ini difokuskan pada uji laboratorium sampel makanan yang diduga menjadi penyebab. Sampel tersebut telah diserahkan ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Nona Pricillia Ohei, mengatakan pihaknya langsung bergerak sejak kejadian dilaporkan. “Sampel sudah kami serahkan ke BPOM untuk mengetahui kandungan di dalam makanan tersebut. Kami mohon waktu untuk menunggu hasilnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, proses penyelidikan masih berlangsung dan berada di bawah kendali langsung Kapolda Kepri. Sejumlah pihak juga telah dimintai keterangan, termasuk melibatkan ahli gizi untuk mendukung analisis.
“Permintaan keterangan sudah dilakukan kepada beberapa orang. Termasuk juga melibatkan ahli gizi untuk memberikan saran dalam pemeriksaan sampel makanan,” jelasnya.
Namun, polisi belum merinci jumlah pihak yang diperiksa maupun kemungkinan adanya tersangka.
Data sementara menyebutkan sebanyak 155 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga SMP, diduga mengalami keracunan. Selain pelajar, beberapa orang dewasa juga dilaporkan mengalami gejala serupa, meski tidak separah.
Seluruh korban diketahui mengonsumsi makanan dari satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Pangan Intan Permata.
Dinas Kesehatan telah mengambil sejumlah sampel makanan, seperti sayuran tumis, telur, tempe, nasi, hingga buah kelengkeng untuk diperiksa lebih lanjut. Selain ke BPOM, sampel juga dikirim ke laboratorium kesehatan di Batam.
Kasus ini pertama kali terdeteksi di SMP Negeri 1 Air Nangak, Desa Teluk Sunting, sebelum laporan serupa muncul dari sekolah lain di wilayah Air Sena dan Air Asuk.
Para pelajar diketahui mengonsumsi makanan sekitar pukul 10.00 WIB, lalu mulai mengalami gejala mual dan muntah sekitar tiga jam setelahnya. (***)
Reporter : YASHINTA
Editor : GUSTIA BENNY