Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Honda resmi mengubah strategi pengembangan kendaraan listriknya dengan memindahkan rencana produksi SUV listrik 0a ke India. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya Honda membatalkan produksi sejumlah model listrik di Amerika Serikat. Langkah ini menandai arah baru Honda dalam memanfaatkan pasar berkembang sebagai basis produksi sekaligus ekspor kendaraan listrik.
Produksi SUV listrik Honda 0a di India dinilai sebagai langkah strategis, terutama dari sisi efisiensi biaya produksi.
Selain dipasarkan di India, model ini juga direncanakan untuk diekspor ke Jepang serta sejumlah pasar global lainnya, meski detail negara tujuan belum diumumkan secara resmi.
Dengan biaya produksi yang lebih kompetitif, Honda berupaya memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif.
Honda juga telah memulai pengujian SUV listrik ini di India, termasuk kondisi panas ekstrem, musim hujan, pengujian performa berkendara, uji sistem pengisian daya.
Pengujian ini dilakukan untuk memastikan kendaraan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi jalan dan iklim dunia nyata.
Lebih Ringkas dan Terjangkau
SUV listrik Honda 0a pertama kali diperkenalkan sebagai konsep pada 2025. Model ini memiliki kemiripan dengan SUV listrik yang sebelumnya dirancang untuk pasar Amerika, namun hadir dengan ukuran lebih ringkas dan diposisikan lebih terjangkau.
Dari sisi desain, model ini tampil cukup berbeda dibanding SUV pada umumnya, terutama pada bagian belakang yang lebih tinggi dan mencolok.
Pengembangan Honda 0a mengusung pendekatan baru Honda, yaitu tipis (thin), ringan (light), cerdas (wise). SUV listrik ini disebut akan menggunakan paket baterai yang lebih ringkas dan ringan, serta penempatan komponen yang dirancang untuk menurunkan pusat gravitasi demi meningkatkan stabilitas.
Honda menargetkan SUV listrik 0a akan mulai diperkenalkan pada periode tahun fiskal 2026–2027. Peluncuran awal diperkirakan akan dilakukan di India dan Jepang sebelum kemudian diperluas ke pasar global lainnya.
Perubahan arah produksi ini mencerminkan strategi Honda dalam menghadapi persaingan kendaraan listrik global.
Alih-alih fokus pada pasar dengan biaya tinggi, Honda kini mulai memanfaatkan basis produksi yang lebih efisien untuk menekan harga sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Keputusan Honda memproduksi SUV listrik 0a di India menjadi langkah penting dalam strategi elektrifikasi global.
Dengan fokus pada efisiensi biaya, adaptasi terhadap pasar berkembang, serta rencana ekspor ke berbagai negara, Honda tampak ingin memperkuat daya saingnya di era kendaraan listrik yang semakin kompetitif. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI