Buka konten ini
BATAM (BP) – Suasana kebersamaan dan penuh kehangatan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Batam, Kamis (12/3). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kepulauan Riau Aris Munandar, unsur Forkopimda, stakeholder, rekan media, serta masyarakat.
Kegiatan buka puasa bersama ini juga melibatkan sebagian warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang turut merasakan suasana Ramadan bersama para tamu undangan. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi antara jajaran pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kakanwil Ditjenpas Kepri Aris Munandar mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian safari Ramadan yang dilakukan ke sejumlah unit pemasyarakatan di wilayah Kepulauan Riau. Melalui kegiatan ini, pihaknya ingin memastikan berbagai program pembinaan selama bulan Ramadan berjalan dengan baik.
“Safari Ramadan ini kami lakukan untuk melihat langsung kegiatan di rutan maupun lapas. Di Rutan Batam, kami memastikan warga binaan mengikuti berbagai kegiatan positif selama Ramadan,” ujar Aris.
Ia menjelaskan, selama bulan suci Ramadan, Rutan Batam menggelar sejumlah kegiatan keagamaan untuk meningkatkan pembinaan rohani para warga binaan. Kegiatan tersebut antara lain lomba membaca Al-Qur’an, penampilan hadrah, serta berbagai kegiatan kerohanian lainnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat pembinaan mental dan spiritual bagi para warga binaan. Melalui kegiatan positif itu diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran diri serta memperbaiki sikap selama menjalani masa pembinaan.
“Kami berharap kegiatan positif selama Ramadan ini membawa kebaikan bagi seluruh warga binaan dan meningkatkan keimanan mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Batam Fajar Teguh Wibowo berharap momentum Ramadan dapat menjadi titik awal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri. Ia berharap warga binaan memanfaatkan masa pembinaan dengan baik agar kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Sebelum berbuka puasa, kegiatan diisi dengan tausiah yang disampaikan Ustaz KH Marsapwan. Dalam ceramahnya, ia mengajak warga binaan menjadikan masa di rutan sebagai waktu untuk merenungkan perjalanan hidup dan memperbaiki diri agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : PUTUT ARIYO