Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Kabar gembira datang bagi olahraga strategi dan kecerdasan di Bumi Gora. Cabang olahraga (cabor) catur dipastikan akan dipertandingkan pada PON Nusa Tenggara XXII/2028. Kepastian ini disambut antusias oleh jajaran Pengprov Percasi NTB, setelah melalui proses panjang di tingkat pusat.
Ketua Pengprov Percasi NTB, Raihan Anwar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua KONI NTB atas upayanya memperjuangkan agar cabor catur dapat tampil di PON 2028.
Meskipun pertandingan nantinya digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT), momen ini tetap menjadi peluang besar bagi atlet catur NTB untuk menunjukkan kemampuan mereka di kancah nasional.
“Usaha semua pihak akhirnya membuahkan hasil. Selanjutnya, kami akan fokus mempersiapkan atlet NTB untuk PON 2028,” ujar Raihan usai pelantikan pengurus baru Percasi NTB, kemarin (8/3).
Ketua KONI NTB, Mori Hanafi, juga memberikan apresiasi atas pengukuhan pengurus baru Percasi NTB. Menurutnya, momen ini penting untuk memperkuat internal organisasi sekaligus memetakan potensi atlet catur NTB menghadapi agenda besar, termasuk Porprov NTB dan PON 2028.
Sebelumnya, cabor catur sempat tidak masuk dalam daftar PON. Namun, hasil rapat koordinasi terakhir bersama KONI Pusat, KONI NTT, KONI Jakarta, dan Pemprov NTB memastikan cabor ini hadir di ajang nasional mendatang. Kehadiran catur di panggung PON diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi pembinaan atlet di tingkat daerah.
Mengingat tingkat persaingan yang ketat, Mori Hanafi meminta Percasi NTB untuk melakukan persiapan serius. Fokus utama adalah memastikan setiap atlet memiliki kesiapan mental dan kemampuan teknik yang optimal, agar mampu menyumbangkan medali untuk NTB di PON 2028.
“Kita otomatis lolos karena menjadi tuan rumah. Oleh karena itu, atlet harus benar-benar siap. Jangan sampai persiapan tidak maksimal,” tegasnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO