Buka konten ini

BINTAN (BP) – Sembilan orang penumpang KM Makmur Jaya yang sempat dilaporkan hilang setelah kapal tersebut terbalik di Perairan Merapas, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Minggu (8/3) dini hari, akhirnya ditemukan selamat.
Sebelumnya, 20 penumpang lainnya lebih dulu berhasil dievakuasi oleh KM Sinar Abadi yang melintas di lokasi kejadian.
Plt Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, mengatakan kapal tersebut berangkat dari Kampung Bugis, Tanjungpinang menuju Pulau Pengibu dengan membawa 29 orang penumpang.
Insiden terjadi sekitar pukul 04.00 WIB saat kapal dihantam gelombang tinggi hingga miring dan akhirnya terbalik.
“Sebanyak 20 orang berhasil naik ke badan kapal yang terbalik. Tiga orang sempat hanyut, sementara enam orang lainnya naik ke sekoci,” kata Alfaizul, Senin (9/3).
Ia menjelaskan, sekoci tersebut belum sempat diikat ke kapal sehingga terpisah dan terbawa arus.
Setelah menerima laporan kejadian tersebut, KN Sarotama P.112 langsung dikerahkan dari Dermaga Pangkalan PLP Tanjunguban menuju lokasi untuk melakukan pencarian terhadap sembilan orang yang masih hilang.
Dalam proses pencarian itu, petugas kemudian menerima informasi bahwa sembilan orang tersebut telah ditemukan dalam kondisi selamat oleh KM Maili.
“Kesembilan orang tersebut kemudian dibawa menuju Tanjungpinang menggunakan KM Maili,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, menjelaskan kapal tersebut berangkat dari Kampung Bugis pada Sabtu (7/3) sekitar pukul 14.00 WIB menuju Pulau Pengibu. Dalam perjalanan, kapal dihantam gelombang tinggi hingga miring dan akhirnya terbalik di perairan sekitar Pulau Merapas.
Dari total 29 orang di dalam kapal, sebanyak 20 orang bertahan di atas badan kapal yang terbalik sebelum akhirnya diselamatkan oleh KM Sinar Abadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Mereka kemudian dievakuasi ke pelabuhan di Kijang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Basarnas Tanjungpinang juga mengerahkan Tim Rescue dan KN SAR Purworejo untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk VTS Batam. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GUSTIA BENNY