Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Maskapai Wings Air yang melayani rute penerbangan Letung–Batam dan Batam–Letung secara mendadak membatalkan dua jadwal penerbangan. Pembatalan tersebut diumumkan hanya beberapa jam sebelum waktu keberangkatan.
Kondisi ini membuat sejumlah penumpang kebingungan sekaligus kecewa karena sudah lebih dulu mempersiapkan perjalanan.
Informasi pembatalan disampaikan kepada penumpang melalui pesan WhatsApp serta diumumkan melalui akun resmi Bandara Letung.
Dalam pemberitahuan tersebut, Wings Air membatalkan dua jadwal penerbangan sekaligus, yakni pada Senin (9/3) dan Rabu (11/3).
Padahal selama ini maskapai tersebut melayani penerbangan rute Letung sebanyak empat kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.
Dengan dibatalkannya dua jadwal tersebut, jumlah penerbangan pada pekan berjalan otomatis berkurang hingga setengahnya. Sejumlah penumpang pun terpaksa mengubah rencana perjalanan secara mendadak.
Salah seorang penumpang, Hamid, mengaku sangat kecewa dengan pembatalan penerbangan tersebut. Ia sebelumnya telah merencanakan perjalanan mudik ke kampung halamannya di Kendal, Jawa Tengah, bersama keluarganya.
Menurut Hamid, tiket pesawat dari Letung menuju Batam sudah dipesan jauh hari. Ia bahkan telah membeli tiket lanjutan dari Batam menuju Semarang agar bisa tiba tepat waktu di kampung halaman.
“Tiket jauh-jauh hari sudah saya pesan, bahkan tiket dari Batam ke Semarang juga sudah dibeli. Tiba-tiba penerbangan dari Letung dibatalkan,” ujarnya kepada Batam Pos.
Ia khawatir tiket penerbangan lanjutan yang telah dibelinya akan hangus karena tidak dapat mengejar jadwal keberangkatan dari Batam menuju Semarang.
“Meski besok saya berangkat ke Semarang, tapi tak terkejar. Kalau hangus, mau macam mana lagi. Sia-sia kumpulkan uang untuk pulang ke kampung,” keluhnya.
Keluhan serupa juga disampaikan penumpang lainnya, Tio. Ia mengaku pembatalan mendadak tersebut mengganggu rencana bisnisnya karena harus menghadiri pertemuan penting di luar daerah.
Tio mengatakan dirinya dijadwalkan menandatangani kontrak kerja sama dengan mitra bisnis. Namun dengan pembatalan penerbangan tersebut, agenda yang telah direncanakan jauh hari terancam batal.
“Seperti ini tentu saya dirugikan. Sudah sering Wings Air cancel. Kalau tak mau terbang, seharusnya tiket jangan dijual,” ujarnya dengan nada kesal.
Ia berharap Kementerian Perhubungan dapat memberikan teguran bahkan sanksi kepada maskapai tersebut agar tidak sembarangan membatalkan penerbangan yang sudah dijual kepada masyarakat.
Menurutnya, sebagai satu-satunya maskapai yang melayani rute penerbangan dari Letung, Wings Air seharusnya memberikan pelayanan yang lebih profesional. Masyarakat di daerah kepulauan sangat bergantung pada transportasi udara.
Sementara itu, petugas Wings Air di Batam, Syamsul, mengatakan pembatalan penerbangan tersebut disebabkan minimnya jumlah penumpang.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan. Untuk hak-hak penumpang kami tetap bertanggung jawab,” katanya singkat.
Namun, alasan sepinya penumpang dinilai tidak cukup membenarkan pembatalan mendadak yang merugikan banyak pihak. Jika kondisi seperti ini terus terjadi, kepercayaan masyarakat terhadap layanan Wings Air dikhawatirkan akan menurun. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : GUSTIA BENNY