Buka konten ini

KUALA LUMPUR (BP) – Kementerian Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia (MOTAC) mendorong hotel-hotel di Malaysia menawarkan masa menginap minimal 23 jam bagi wisatawan. Upaya ini diungkapkan kementerian kepada Dewan Rakyat pada Rabu lalu, sebagai bagian strategi promosi Visit Malaysia 2026.
Dalam surat tertulis tertanggal 26 Februari, MOTAC mencontohkan, tamu bisa check-in pukul 14.00 dan check-out pukul 13.00 keesokan harinya.
“Langkah ini meningkatkan pengalaman wisatawan sekaligus membuat layanan perhotelan Malaysia lebih kompetitif di kancah internasional,” bunyi surat itu seperti dikutip dari Straits Times.
Meski begitu, MOTAC menegaskan jam check-in dan check-out tetap merupakan keputusan bisnis masing-masing pengelola hotel. Wisatawan pun diimbau mempelajari syarat dan ketentuan akomodasi sebelum melakukan reservasi.
Kementerian juga tengah menjalin pembicaraan dengan Kementerian Perumahan dan Pemerintahan Lokal untuk meninjau kemungkinan menetapkan standar jam operasional hotel sebagai bagian dari peraturan perizinan dewan kota setempat. “Upaya ini sejalan dengan peninjauan Undang-Undang Industri Pariwisata 1992, yang bertujuan meningkatkan standar layanan sektor akomodasi,” ujar MOTAC.
Inisiatif ini muncul setelah anggota parlemen Gua Musang, Mohd Azizi Abu Naim, menanyakan langkah kementerian dalam menstandarisasi jam check-in dan check-out hotel serta homestay untuk menarik wisatawan selama Visit Malaysia 2026. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO