Buka konten ini

BARCELONA (BP) – Carlos Alcaraz harus menunda ambisinya untuk mengambil alih posisi nomor 1 dunia dari Jannik Sinner. Saat Sinner memilih absen di Barcelona Open yang berlangsung pekan ini, Alcaraz justru kehilangan peluang memangkas jarak setelah memutuskan mundur dari ajang tersebut.
Alcaraz sebenarnya telah melewati babak pertama dengan mengalahkan petenis Finlandia, Otto Virtanen 6-4, 6-2, Selasa (14/4). Namun, di saat itu pula dia sempat mendapat perawatan pada pergelangan tangan kanan ketika unggul 5-4 di set pertama.
Demi menghindari risiko lebih besar, Alcaraz memilih mundur. “Setelah melihat hasil tes, ini cedera yang lebih serius dari yang kami perkirakan,” kata Alcaraz dikutip dari Mundo Deportivo.
“Pada akhirnya, saya harus memilih apa yang terbaik untuk kesehatan agar tidak berdampak buruk di masa depan,” lanjutnya.
Peluang Alcaraz untuk menyalip Sinner kembali terbuka di Madrid Open pekan depan. Namun, itu juga masih bergantung pada kondisi fisiknya.
“Saya harus kembali ke rumah dengan penuh kesedihan untuk memulai proses rehabilitasi bersama para dokter dan fisioterapis,” kata Alcaraz.
Bagi Alcaraz, cedera di Barcelona seolah mengulang pola musim tanah liat yang terjadi beberapa tahun terakhir. Pada 2022, dia tersingkir lebih cepat di Monte Carlo sebelum bangkit menjuarai Barcelona dan Madrid. Meski kemudian mengalami cedera di Roma.
Setahun berselang, Alcaraz melewatkan Monte Carlo dan kembali juara di Barcelona dan Madrid. Lalu, pada 2024 dia mengalami cedera perglangan tangan dan absen di Monte Carlo dan Barcelona, tetapi masih bisa melanjutkan musim tanah liat hingga menjuarai Roland Garros.
Sementara, tahun lalu, Alcaraz meraih gelar di Monte Carlo, tapi cedera saat final di Barcelona, sehingga menepi untuk pemulihan. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO