Buka konten ini

LINGGA (BP) – Jembatan di Kampung Baru, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, nyaris ambruk. Padahal, jembatan ini menjadi akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari. Kondisi itu membuat Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lingga bergerak cepat melakukan perbaikan darurat.
Perbaikan ini dilakukan meski tanpa anggaran khusus, mengingat sifatnya mendesak.
”Belum ada anggaran untuk perbaikan total. Jadi, sementara ini kami gunakan dana rutin pemeliharaan jembatan. Untuk penggantian total baru akan direalisasikan pada 2026,” kata Plt Kepala Dinas PUTR Lingga, Yusdiandri, Jumat (5/9).
Perbaikan darurat difokuskan pada pondasi jembatan yang mulai retak akibat tanah dasar terkikis derasnya arus air. ”Untuk sementara, kita tutup gerusan air di bawah pondasi yang menyebabkan penurunan abutmen jembatan. Lubang atau cekungan di bagian oprit juga sudah diperbaiki,” jelasnya.
Yusdiandri menegaskan langkah ini hanya bersifat pencegahan agar kondisi jembatan tidak makin parah. Ia berharap perbaikan darurat bisa bertahan hingga proyek perbaikan total dikerjakan tahun depan.
“Semoga bisa bertahan sampai pergantian jembatan tahun depan. Kami juga imbau pengendara agar lebih hati-hati saat melintas,” ujarnya.
Proses perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar 10 hari kerja. Namun, pekerjaan bisa saja lebih lama, mengingat saat ini wilayah Dabo Singkep tengah memasuki musim hujan. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO