Buka konten ini
Produsen otomotif asal Jepang, Daihatsu, menutup kuartal pertama dengan penjualan ritel sebanyak 36.917 unit. Pada saat yang sama, pasar otomotif nasional mencatat raihan sekitar 210 ribu unit, sehingga ritel Daihatsu menyumbang market share 17,5 persen.
Penjualan Daihatsu kali ini didukung tiga model, di antaranya LCGC MPV Daihatsu Sigra, Daihatsu Grand Max Pick Up, hingga Daihatsu Terios. Daihatsu Sigra menjadi kontributor utama penjualan Daihatsu de-ngan penjualan sebanyak 11.594 unit atau berkontribusi sebesar 31 persen, disusul mobil komersil Daihatsu Gran Max Pick Up sebanyak 9.596 unit sebesar 26 persen, serta Terios sejumlah 4.439 unit atau sekitar 12 persen.
Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, merasa bersyukur atas penjualan Daihatsu. Menurutnya, catatan ini merupakan capaian positif dan didukung oleh momentum Lebaran. ”Momen ini ditunggu masyarakat sehingga kebutuhan kendaraan yang andal dan nyaman menjadi semakin penting. Kami berkomitmen untuk terus menyediakan produk sesuai kebutuhan masyarakat, khususnya bagi mere-ka yang ingin memiliki mobil pertama,” kata Sri Agung dalam keterangannya, Kamis (17/4).
Sementara itu, secara bulanan, penjualan Daihatsu pada Maret 2025 juga alami kenaikan dengan volume sebanyak 13.111 unit, atau naik sebesar 4,9 persen dibandingkan bulan Februari 2025 dengan volume 12.501 unit.
Di sisi lain, kondisi pasar pada kendaraan roda empat memperlihatkan kontraksi pada Maret 2025. Hal ini tercermin dari penurunan penjualan secara wholesales (pabrik ke dealer) ataupun ritel (dealer ke konsumen). Berdasarkan data terbaru Gabungan Industri Kenda-raan Bermotor Indonesia (Gaikindo) seperti dilihat pada Rabu (16/4).
Pada Maret 2025 saja, penjualan mobil secara wholesales tercatat 70.892 unit, turun 2 persen secara bulanan atau MtM dibanding Februari yang mencatatkan 72.336 unit penjualan. Secara tahunan atau yoy, penjualan Maret 2025 juga turun 5,1 persen dibanding Maret 2024 yang mencatat 74.720 unit penjualan.
Sementara itu, penjualan retail sales pada Maret 2025 tercatat 76.582 unit, naik 9,6 persen secara bulanan atau MtM dibanding Februari yang mencatatkan 69.872 unit penjualan. Secara tahunan atau yoy, penjualan Maret 2025 mengalami penurunan sebesar 6,8 persen diban-ding Maret 2024 yang mencatat 82.170 unit penjualan. (*)
Reporter : JP Group
Editor : gustia benny