Buka konten ini

DI tengah persaingan ketat pasar sepeda motor skutik, Honda Scoopy tetap mempertahankan identitasnya sebagai kendaraan bergaya retro-modern yang menyasar konsumen muda hingga urban commuter. Di wilayah Kepulauan Riau, model ini bukan hanya ditawarkan sebagai alat mobilitas, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup.
Sales Manager Capella Honda Kepri, Duri Yanto menyampaikan desain menjadi daya tarik utama. Scoopy mempertahankan siluet membulat yang ikonik, kini dipertegas dengan lampu depan LED berteknologi crystal block.
“Sentuhan ini bukan sekadar estetika, melainkan juga meningkatkan visibilitas berkendara, terutama di kondisi minim cahaya,” ujarnya, Rabu (29/4).
Masuk ke area kemudi, pendekatan modern semakin terasa. Panel meter digital menyajikan beragam informasi—mulai dari kecepatan, konsumsi bahan bakar, hingga indikator ECO—dalam tampilan ringkas.
Sementara itu, kehadiran USB Type-C charger menjawab kebutuhan pengguna yang kian bergantung pada perangkat mobile.
Fitur keamanan turut diperkuat. Pada varian tertentu, sistem Smart Key dilengkapi Answer Back System dan Anti-Theft Alarm, memberikan kombinasi kemudahan akses dan perlindungan terhadap risiko pencurian.
Dari sisi performa, Scoopy mengusung mesin 110cc SOHC dengan sistem injeksi PGM-FI
yang terintegrasi teknologi enhanced Smart Power (eSP). Karakter mesin yang responsif pada putaran awal hingga menengah membuatnya relevan untuk lalu lintas perkotaan.
“Efisiensi bahan bakar yang diklaim mencapai 59 kilometer per liter menjadi nilai tambah di tengah fluktuasi harga energi,” katadia.
Kenyamanan berkendara juga mendapat perhatian. Pijakan kaki pembonceng yang terintegrasi dengan bodi serta penggunaan ban tubeless 12 inci dengan desain velg retro memberi kombinasi stabilitas dan estetika.
Di balik produk, strategi pemasaran menjadi kunci. PT Capella Dinamik Nusantara selaku distributor wilayah menghadirkan berbagai skema pembiayaan untuk memperluas jangkauan konsumen.
“Program yang lebih ringan dan fleksibel kami hadirkan agar masyarakat semakin mudah memiliki sepeda motor sesuai kebutuhan mobilitasnya,” ujarnya.
Di Batam, Scoopy ditawarkan dengan uang muka mulai Rp1,7juta, potongan hingga Rp500 ribu, serta program penghematan angsuran hingga dua bulan.
Di Karimun, uang muka mulai Rp1,6 juta disertai potongan hingga Rp800 ribu dan keringanan angsuran sampai tiga bulan. Sementara di Bintan, skema serupa hadir dengan uang muka mulai Rp2,1 juta dan potongan hingga Rp400 ribu.
Dengan kombinasi desain yang kuat, fitur fungsional, dan strategi harga yang adaptif, Scoopy tampak masih menjadi andalan di segmen skutik bergaya. Di pasar seperti Kepulauan Riau—yang ditopang mobilitas tinggi dan karakter konsumen yang dinamis—model ini berupaya menjaga relevansinya, bukan hanya sebagai kendaraan, tetapi juga simbol gaya berkendara. (***)
Reporter : AZIS MAULANA
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI