Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Kabareskrim Komjen Wahyu Widada membeberkan, pihaknya telah mengungkap 6.881 kasus narkoba hanya dalam dua bulan. Diakui bahwa prevalensi pengguna narkoba di Indonesia memang masih tinggi, namun dia mengklaim pemberantasan narkotika berjalan on the track.
Menurut Wahyu, terhitung sejak 1 Januari 2025 hingga 27 Februari 2025, kepolisian mengungkap 6.881 kasus narkoba dengan jumlah tersangka 9.586 orang.
”Ini kasus narkoba se-Indonesia,” terangnya dalam konferensi pers di gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (5/3).
Yang terus dilakukan dalam operasi pemberantasan narkoba, lanjutnya, dengan mengadang supply dan menggalakkan edukasi untuk menekan demand. Dalam kaitan dengan pemberantasan ini, dia juga menceritakan bagaimana ada anggota kepolisian yang sampai ada yang terombang-ambing di kapal selama tiga hari. ”Buritan hancur kena ombak, mesin dan toilet juga hancur,” paparnya.
Sementara itu, dalam dua bulan terakhir, juga terdapat 16 warga negara asing ditangkap. Mereka berasal berbagai negara, termasuk empat tersangka di antaranya yang diduga merupakan jaringan Fredy Pratama, gembong yang masih buron dan diduga berada di Thailand.
Dari ribuan kasus itu, lanjut Wahyu, terdapat 336 orang yang dilakukan rehabilitasi karena hanya sebagai pengguna. Sedangkan 255 kasus diselesaikan dengan skema keadilan restoratif.
Untuk barang bukti, jumlah keseluruhan sebanyak 4,1 ton. Rinciannya, sabu 1,25 ton; ekstasi 346.959 butir (138,783 kg); ganja 493 kg; kokain 3,4 kg; tembakau gorila (sintetis) 1,6 ton; dan obat keras 2.199.726 butir (659,917 kg).
Seluruh barang bukti tersebut jika dirupiahkan sebanyak Rp2,7 triliun. “Kita estimasi dapat menyelamatkan jiwa masyarakat sebanyak 11.407.315 jiwa dari masyarakat terkait dengan penggunaan narkoba,” ujarnya.
Dalam pengungkapan kali ini, Kabareskrim mendeteksi terdapat empat modus yang paling banyak digunakan para pelaku. Salah satunya, pengiriman narkoba antarprovinsi melalui jalur darat dari Sumatra ke Jawa. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG