Buka konten ini

Cuaca panas sering membuat kamar terasa pengap dan kurang nyaman. Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan agar kamar tetap sejuk tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
KAMAR yang terasa panas sering membuat waktu istirahat menjadi kurang nyaman, terutama saat cuaca sedang terik. Karena itu, banyak orang mencari cara agar kamar tetap sejuk sekaligus menghadirkan suasana yang nyaman dan menenangkan.
Ruangan yang sejuk tidak hanya bergantung pada penggunaan pendingin udara. Sirkulasi udara, pencahayaan, serta penataan interior juga berperan penting dalam menjaga suhu ruangan. Dengan langkah yang tepat, kamar berukuran kecil maupun besar dapat terasa lebih adem tanpa harus melakukan renovasi besar.

2. Pengharum ruangan atau air freshener dapat membantu menciptakan aroma menyenangkan yang membuat kamar terasa lebih nyaman.
3. Air conditioner atau AC adalah solusi populer untuk mengatasi kamar yang panas. Foto-foto: freepik.com
Ada berbagai cara sederhana yang dapat diterapkan, mulai dari memilih material yang tepat hingga mengatur tata letak furnitur agar aliran udara lebih lancar. Berikut beberapa tips yang dapat dicoba dilansir dekoruma.
Tambahkan Tanaman Hijau
Menempatkan tanaman hijau di dalam kamar menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi rasa panas sekaligus mempercantik ruangan. Selain memberikan kesan segar, tanaman juga membantu meningkatkan kualitas udara.
Tanaman menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen sehingga sirkulasi udara menjadi lebih baik. Beberapa jenis tanaman juga mampu menyerap polutan ringan sehingga udara di dalam kamar terasa lebih bersih dan segar.
Pasang Exhaust Fan
Exhaust fan atau kipas ventilasi dapat membantu memperlancar sirkulasi udara di dalam kamar. Alat ini bekerja dengan mengeluarkan udara panas dari dalam ruangan dan menggantinya dengan udara yang lebih segar dari luar.
Pemasangan exhaust fan pada dinding atau langit-langit juga membantu mengurangi kelembapan yang membuat ruangan terasa pengap.
Rutin Membuka Jendela
Membuka jendela setiap hari merupakan cara paling sederhana untuk menjaga sirkulasi udara. Udara segar dari luar akan masuk dan membantu menurunkan suhu ruangan. Sebaiknya jendela dibuka pada pagi hari ketika udara masih sejuk. Kebiasaan ini juga membantu mengurangi bau lembap yang sering muncul pada kamar tertutup.
Gunakan Air Purifier
Air purifier berfungsi menyaring debu, alergen, dan polusi udara sehingga kualitas udara di dalam kamar tetap terjaga. Perangkat ini cocok digunakan di daerah dengan tingkat polusi tinggi maupun bagi yang sensitif terhadap debu. Udara yang lebih bersih membuat ruangan terasa lebih segar dan nyaman.
Biarkan Tirai Terbuka
Tirai yang terbuka memungkinkan cahaya matahari dan udara segar masuk ke dalam kamar. Ruangan yang memperoleh pencahayaan alami cenderung tidak lembap dan terasa lebih nyaman.
Sinar matahari juga membantu mengurangi pertumbuhan bakteri dan jamur yang berkembang di tempat lembap.
Manfaatkan Kipas Angin
Kipas angin menjadi solusi praktis untuk membuat kamar terasa lebih sejuk. Tempatkan kipas menghadap ke jendela atau pintu agar aliran udara menjadi lebih optimal.
Jika dipadukan dengan jendela yang terbuka, udara panas di dalam ruangan dapat terdorong keluar dan digantikan udara yang lebih segar.
Tambahkan Isolasi pada Bagian yang Terpapar Matahari
Jika kamar sering terkena sinar matahari langsung, pemasangan isolasi pada atap atau jendela dapat membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil.
Isolasi berfungsi mengurangi panas dari luar sehingga ruangan tetap terasa lebih sejuk meski cuaca sedang terik.
Gunakan AC Bila Diperlukan
Air conditioner (AC) menjadi pilihan yang efektif untuk menjaga suhu ruangan tetap dingin. Meski konsumsi listrik lebih besar dibandingkan kipas angin, AC mampu memberikan suhu yang stabil sepanjang hari.
Penggunaan AC secara bijak dapat meningkatkan kenyamanan saat beristirahat maupun beraktivitas di dalam kamar.
Gunakan Pengharum Ruangan
Pengharum ruangan dapat menciptakan aroma yang menyegarkan sehingga kamar terasa lebih nyaman. Pilih aroma yang lembut, seperti lavender atau eucalyptus, untuk menghadirkan suasana yang lebih rileks.
Meski tidak menurunkan suhu secara langsung, aroma segar dapat memberikan kesan ruangan yang lebih sejuk.
Dinginkan Bantal atau Selimut Sebelum Tidur
Cara sederhana ini cukup efektif saat cuaca panas. Simpan bantal atau selimut di tempat yang sejuk sebelum digunakan. Saat dipakai, bantal atau selimut yang dingin membantu menurunkan suhu tubuh sehingga tidur menjadi lebih nyaman.
Pasang Peneduh pada Jendela
Jendela yang terkena sinar matahari langsung dapat menjadi sumber panas di dalam kamar. Memasang peneduh atau kanopi membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam ruangan.
Selain menjaga suhu tetap sejuk, peneduh juga menambah privasi dan mempercantik tampilan rumah.
Gunakan Pintu atau Jendela Berbahan Kayu
Kayu memiliki kemampuan menahan panas lebih baik dibandingkan beberapa material lainnya. Menggunakan pintu atau jendela berbahan kayu dapat membantu menjaga suhu kamar tetap stabil. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI
