Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Aktris Anne Hathaway menyebut bahwa film seri “Princess Diaries 3” mengalami terobosan dalam pengembangan cerita setelah naskah sebelumnya dibatalkan.
Meski hal tersebut dinilainya bukan kabar terbaru, tetapi Hathaway dan tim “Princess Diaries 3” merasa yakin bahwa versi ini akan menjadi yang terbaik.
“Saya pikir kami telah menemukan terobosan dalam cerita. Saya rasa kami bergerak ke arah yang tepat. Naskah yang sedang kami kerjakan sebelumnya, kami harus memulai dari awal lagi dengan arah baru ini,” kata Anne Hathaway kepada acara SiriusXM “Radio Andy”, dikutip Variety, pada Minggu (19/7).
Hathaway juga mengatakan belum bisa memberitahu kapan proses produksi film “Princess Diaries 3” dibuat.
“Saya sedang sibuk mempersiapkan kelahiran anak ketiga, dan hal itu membuat saya belum bisa memastikan kapan tepatnya saya bisa mengerjakan ‘Princess Diaries 3’,” ujar Hathaway.
Sebelumnya, kelanjutan dari serial “The Princess Diaries” telah dalam tahap produksi sejak 2022. Sutradara Adele Lim (“Crazy Rich Asians”,
“Raya and the Last Dragon”) bergabung untuk mengarahkan film ketiga tersebut pada 2024.
“Kami hanya ingin memastikan ceritanya benar-benar tepat karena ini adalah waralaba yang sangat dicintai oleh banyak orang,” ujar Lim saat menghadiri karpet merah Gold Gala pada Mei lalu.
Dalam film ketiga ini, Hathaway akan kembali memerankan karakter Mia Thermopolis, yang kini telah menjadi Ratu Genovia. Lim juga memberikan bocoran bahwa para penggemar film sebelumnya dapat menantikan banyak kembalinya karakter-karakter menyenangkan dari para pemeran lama.
Film pertama “The Princess Diaries” dirilis pada 2001 dan dilanjutkan dengan sekuelnya, “The Princess Diaries 2: Royal Engagement”, pada 2004. Dua film tersebut secara keseluruhan berhasil meraih pendapatan sekitar 300 juta dolar AS di seluruh dunia.
“The Princess Diaries” merupakan film drama komedi berdasarkan serial novel populer karya Meg Cabot, yang dirilis Disney pada tahun 2001. Film ini menceritakan kisah Mia Thermopolis, seorang remaja San Francisco yang mengetahui bahwa dia adalah pewaris takhta Genovia. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY
