Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Sebanyak 60 anak yatim dan dhuafa mengikuti khitanan massal yang digelar Rumah Sakit Awal Bros bekerja sama dengan Rumah Zakat Kepulauan Riau di RS Awal Bros Batuaji, Rabu (15/7). Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 RS Awal Bros sekaligus wujud kepedulian terhadap kesehatan anak-anak di Kota Batam.
Ketua panitia kegiatan, dr. Rico Ikhsani, mewakili Direktur RS Awal Bros Batuaji dr. Irwin Kurniadi, mengatakan khitanan massal merupakan agenda sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Tahun ini, pelaksanaannya sengaja dijadwalkan bertepatan dengan masa libur sekolah agar peserta dapat menjalani proses khitan tanpa mengganggu kegiatan belajar.
Menurut Rico, seluruh peserta berasal dari berbagai wilayah di Kota Batam. Mereka dihimpun oleh Rumah Zakat Kepri, sedangkan tindakan medis ditangani oleh tenaga kesehatan dari tiga rumah sakit dalam jaringan Awal Bros, yakni RS Awal Bros Batam, RS Awal Bros Botania, dan RS Awal Bros Batuaji sebagai tuan rumah.
”Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak. Kami juga menyiapkan bingkisan sebagai kenang-kenangan untuk adik-adik yang telah mengikuti khitanan,” ujarnya.
Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-28 RS Awal Bros, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Bea Cukai Kepulauan Riau. Kolaborasi lintas lembaga itu diharapkan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari program-program sosial.
Manajer Rumah Zakat Kepri, Fadly Abdul Aziz Hassan, mengatakan kerja sama dengan RS Awal Bros telah terjalin dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, program khitanan massal bukan kali pertama dilaksanakan, melainkan telah menjadi agenda rutin dan tahun ini memasuki pelaksanaan kedua.
Ia menyebutkan, sepanjang tahun ini Rumah Zakat bersama para donatur telah memfasilitasi ratusan anak mengikuti program khitanan massal. Khusus kegiatan kali ini, sebanyak 60 peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kota Batam dengan mayoritas merupakan anak yatim dan berasal dari keluarga kurang mampu.
Fadly menjelaskan, Rumah Zakat berperan sebagai penghubung antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya berkomitmen memastikan setiap bantuan yang dipercayakan dapat disalurkan secara tepat sasaran sehingga memberikan manfaat nyata bagi para penerima.
”Kami berharap kolaborasi bersama RS Awal Bros terus berjalan. Semoga setelah khitanan ini anak-anak menjadi lebih sehat, tumbuh menjadi anak yang saleh, dan kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua pihak,” katanya.
Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung tertib dan penuh keceriaan. Para peserta menjalani proses khitan secara bergiliran dengan pengaturan yang rapi. Sambil menunggu giliran, anak-anak dihibur dengan dongeng dan cerita edukatif sehingga suasana menjadi lebih santai dan mengurangi rasa cemas sebelum tindakan medis dilakukan. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO