Buka konten ini
TOKYO (BP) – Jonatan Christie harus pulang lebih awal di Japan Open 2026. Jojo-sapaan akrabnya-tersingkir di babak 32 Besar Japan Open. Dia takluk dari wakil Thailand Panitchapon Teeraratsakul dua game langsung (16-21, 14-21) saat berhadapan di bergulir di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Selasa (14/7).
Jojo menyebutkan, kondisi shuttlecock di arena berbeda dengan bola saat dia tes lapangan. “Hari ini (Selasa), jauh lebih kencang, jauh lebih cepat juga lajunya. Jadi tadi juga sebenarnya sedikit berubah cara mainnya, pola strateginya. Tapi ya tadi masih kurang bisa mengatasi perubahan cara bermainnya itu,” ujarnya.
Selain itu, juara Asian Games 2018 itu mengakui kalau terlambat bereaksi dan beradaptasi. Terutama di game kedua. “Sempat ambil beberapa poin beruntun tapi sudah terlalu jauh beda jaraknya, cukup sulit untuk untuk mengejar. Hari ini (Selasa) Panitchapon juga bermain lebih agresif,” akunya.
Jojo menuturkan, sejatinya permainan lawan mirip-mirip saat bertemu di Indonesia Open. “Tapi di sini (Japan Open) dengan kondisi bola yang seperti tadi, membuat dia lebih nyaman bermain dengan karakter dia yang lebih menyerang,” tuturnya.
Di sisi lain, ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari suskes mengatasi wakil Taiwan Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (21-16, 21-8). (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO
