Buka konten ini

WIMBLEDON (BP) – Keinginan Zeynep Sonmez mengenakan pin Palestina di Wimbledon ditolak oleh penyelenggara. Namun, petenis Turki itu tetap menemukan cara untuk menyuarakan dukungannya kepada Palestina. Yakni, menggunakan vibration dampener (peredam getaran) berbentuk semangka di raketnya.
“Kami sempat berdiskusi dengan penyelenggara karena bendera Ukraina diperbolehkan, sedangkan Palestina tidak,” kata Sonmez kepada Anadolu Agency seusai kalah 5-7, 3-6 dari Claire Liu pada babak kedua Wimbledon, Rabu (1/7).
“Mereka akhirnya mengatakan, bahwa mereka sama sekali tidak akan mengizinkannya. Jadi saya tidak bisa memakai pin. Saya bisa menggunakan vibration dampener dan mereka tidak bisa melarangnya. Karena itu saya memasang simbol semangka di raket saya,” lanjutnya.
Simbol semangka selama ini identik dengan solidaritas terhadap Palestina. Buah tersebut memiliki warna merah, hijau, putih, dan hitam yang sama dengan bendera Palestina sehingga kerap digunakan sebagai simbol dukungan. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO