Buka konten ini

NATUNA (BP) – Penggerak Swadaya Masyarakat (PSM) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Natuna, Kusterawadi, mengatakan Klinik Keuangan Desa menjadi wadah pelatihan sekaligus pembekalan terkait tata kelola keuangan desa.
Melalui program tersebut, pemerintah desa dibekali berbagai pemahaman, terutama dalam peningkatan kapasitas pengelolaan administrasi dan keuangan desa.
“Yang berhubungan dengan kapasitas pemerintah desa, selama ini kami selalu memberikan pembekalan pendampingan penyusunan keuangan dan lainnya,” ujar Kusterawadi di Ranai, Senin (23/6).
Ia menjelaskan, Klinik Keuangan Desa juga berfungsi sebagai ruang pelayanan pembekalan terkait transparansi serta tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Natuna.
Fasilitas ini dirancang sebagai tempat pelatihan skala kecil yang dapat menampung sekitar 30 peserta dalam satu kegiatan, dari total 70 desa yang ada di Kabupaten Natuna.
“Di sini tempat mereka diberikan pembekalan secara kecil yang dapat menampung 30 orang dari 70 desa di Kabupaten Natuna,” sebutnya.
Kusterawadi menambahkan, hampir seluruh desa dan BUMDes di Kabupaten Natuna telah mendapatkan pendampingan dari pihaknya, terutama dalam upaya peningkatan kapasitas dan kemandirian pengelolaan desa.
“Fokusnya untuk memberdayakan, memecahkan masalah, dan meningkatkan kemandirian pihak yang didampingi agar mereka mampu berdaya dan mandiri,” katanya. (*)
Reporter : FAIDILLAH
Editor : GUSTIA BENNY