Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Pemerintah Kota Tanjungpinang memutuskan menghentikan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 Juli 2026. Keputusan itu diambil setelah hasil evaluasi menunjukkan pelaksanaan WFH dinilai belum berjalan efektif.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengatakan evaluasi telah dilakukan sejak kebijakan tersebut diterapkan pada April 2026. Dari hasil penilaian yang dilakukan, tidak ditemukan perubahan signifikan terhadap kinerja maupun efektivitas pelayanan.
“Hasil evaluasi dari bulan pertama tidak ada perubahan yang signifikan. Karena itu, WFH akan dihentikan mulai 1 Juli mendatang,” kata Lis, Minggu (21/6).
Menurut Lis, masih ditemukan ASN yang memanfaatkan sistem WFH secara tidak semestinya. Padahal kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga produktivitas kerja sekaligus mendukung efisiensi anggaran daerah, termasuk pengurangan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
Ia mengungkapkan, dari hasil evaluasi ditemukan sejumlah pegawai yang hanya melakukan absensi pada pagi hari, kemudian beraktivitas di luar rumah saat jam kerja dan kembali melakukan absensi pada sore hari.
“Misalnya absen pagi, lalu pergi ke mana saat jam kerja. Nanti sore baru absen lagi. Pola seperti itu tentu tidak baik,” tegasnya.
Lis menilai masih ada pegawai yang menganggap WFH sebagai tambahan waktu libur, bukan sebagai pola kerja yang tetap mengharuskan ASN menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara penuh dari rumah.
Karena itu, Pemko Tanjungpinang memutuskan untuk mengakhiri kebijakan tersebut dan mengembalikan seluruh ASN bekerja secara normal dari kantor.
Dalam waktu dekat, Pemko Tanjungpinang juga akan menyampaikan surat kepada Kementerian Dalam Negeri terkait penghentian kebijakan WFH tersebut. Hasil evaluasi yang telah dilakukan turut disampaikan sebagai bahan pertimbangan pemerintah pusat.
“Kami akan menyampaikan hasil evaluasi yang telah dilakukan sebagai dasar penghentian kebijakan ini,” ujarnya.
Dengan berakhirnya WFH, seluruh ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang akan kembali menjalankan aktivitas kerja secara penuh dari kantor mulai awal Juli mendatang. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY