Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Timnas Selandia Baru dan Mesir akan menjalani laga krusial Grup G Piala Dunia 2026 saat bertemu di BC Place, Vancouver, Senin (22/6) pukul 08.00 WIB. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan perdana demi menjaga peluang lolos ke babak gugur.
Baik Selandia Baru maupun Mesir saat ini mengoleksi satu poin setelah bermain imbang pada pertandingan pertama. Tambahan tiga poin akan menjadi modal penting untuk mengamankan posisi menjelang laga terakhir fase grup.
Selandia Baru datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mampu menahan Iran 2-2. Pada laga tersebut, duet Chris Wood dan Elijah Just tampil menonjol. Wood mencatat dua assist, sementara Just memborong dua gol yang menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Pelatih Darren Bazeley diperkirakan kembali mengandalkan kombinasi keduanya di lini depan. Selain itu, kreativitas Sarpreet Singh dan peran Marko Stamenic di lini tengah menjadi salah satu kekuatan utama wakil Oseania tersebut.
Di kubu lawan, Mesir juga membawa modal positif usai menahan Belgia 1-1. Skuad berjuluk The Pharaohs sebenarnya sempat berada di ambang kemenangan melalui gol Emam Ashour sebelum gol bunuh diri Mohamed Hany membuat mereka harus puas berbagi angka.
Meski demikian, hasil tersebut menunjukkan Mesir mampu bersaing dengan tim-tim kuat. Kehadiran Mohamed Salah dan Omar Marmoush tetap menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Selandia Baru.
Bagi Mesir, kemenangan akan memiliki arti lebih besar. Selain membuka peluang lolos ke fase gugur, tiga poin juga dapat menjadi langkah penting untuk mengakhiri penantian panjang meraih kemenangan di putaran final Piala Dunia.
Secara materi pemain, Mesir masih sedikit lebih diunggulkan. Namun, Selandia Baru telah menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan perlawanan sengit melalui permainan cepat dan efektivitas serangan balik.
Laga diperkirakan berlangsung terbuka karena kedua tim membutuhkan kemenangan. Mesir kemungkinan lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Selandia Baru akan mengandalkan transisi cepat melalui Chris Wood dan Elijah Just. (*/ANTARA)
Laporan : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK