Buka konten ini

NATUNA (BP) – Pemerintah Kabupaten Natuna menggelar pasar murah di 17 kecamatan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengatakan pasar murah menjadi upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
“Kami memahami kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Iduladha. Karena itu pemerintah hadir melalui pasar murah agar warga bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga subsidi,” kata Cen Sui Lan, Selasa (19/5).
Ia menjelaskan, pasar murah dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Natuna agar manfaatnya dapat dirasakan merata oleh masyarakat, termasuk di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota. “Kami ingin seluruh masyarakat di Natuna merasakan manfaatnya, tidak hanya di pusat kota tetapi juga sampai ke kecamatan,” ujar mantan anggota DPR RI tersebut.
Dalam kegiatan itu, sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasaran. Tepung terigu dijual Rp10 ribu per kilogram, gula pasir Rp12 ribu per kilogram, dan beras SPHP Rp58 ribu per lima kilogram.
Selain itu, telur ayam dijual Rp50 ribu per papan dan minyak goreng kemasan Rp15 ribu per liter.
Cen Sui Lan menambahkan, program pasar murah juga menjadi langkah pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi yang biasanya meningkat menjelang hari raya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat dan menekan lonjakan harga di pasaran,” jelasnya.
Pasar murah tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Natuna bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Natuna. Kegiatan itu juga melibatkan Bulog Ranai serta sejumlah toko penyedia bahan pokok seperti Toko Berkah Sejahtera, Toko Suka Jadi, dan Toko Lestari Tanjung.
Masyarakat tampak antusias mendatangi lokasi pasar murah sejak pagi hari. Sejumlah warga rela mengantre demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga subsidi.
Salah seorang warga, Dian Amalia, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Menurutnya, harga bahan pokok saat ini mengalami kenaikan dibanding hari biasa. “Alhamdulillah sangat membantu, apalagi sekarang harga sembako naik. Dengan pasar murah ini kami bisa belanja lebih hemat untuk kebutuhan Iduladha,” kata Dian.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan pemerintah, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat. “Semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan karena sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil,” tutupnya. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY