Buka konten ini

BATAM (BP) – Kegiatan Kemah Karya Palang Merah Remaja (PMR) IX tahun 2026 resmi ditutup dengan sukses di Kota Batam.
Penutupan kegiatan dilakukan oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Batam, Sri Soedarsono, yang menegaskan pentingnya penguatan karakter kepemudaan melalui semangat kerelawanan.
Dalam sambutannya, Sri Soedarsono menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pembina, dan panitia yang telah berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Ia menekankan bahwa PMR bukan hanya wadah kegiatan kepalangmerahan, tetapi juga ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepedulian sosial generasi muda.
Kegiatan yang berlangsung pada 15, 16, dan 17 Mei 2026 di Nuvasa Bay itu diikuti 850 peserta dari 42 sekolah tingkat PMR se-Kota Batam.
Jumlah tersebut menunjukkan konsistensi minat pelajar terhadap kegiatan kepalangmerahan yang terus berkembang setiap tahunnya di bawah pembinaan PMI Kota Batam.
Secara teknis, rangkaian kegiatan Kemah Karya PMR mencakup pelatihan pertolongan pertama (first aid), simulasi penanganan korban, edukasi kesiapsiagaan bencana, hingga lomba ketangkasan kepalangmerahan. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dasar relawan muda dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dari hasil penilaian dewan juri, SMP Negeri 45 Batam kembali meraih juara umum tingkat Madya. Sementara itu, SMK Negeri 5 Batam berhasil mempertahankan prestasi dengan meraih juara umum tingkat Wira untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Capaian tersebut dinilai sebagai hasil konsistensi pembinaan Unit PMR di masing-masing sekolah, termasuk dalam aspek kedisiplinan, kerja tim, serta pemahaman materi kepalangmerahan.
Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan Kemah Karya PMR IX tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari sekolah, relawan PMI, hingga unsur pemerintah daerah yang turut mendukung kegiatan pembinaan generasi muda tersebut.
“Antusias peserta benar-benar luar biasa. Mulai dari penampilan kontingen, dekorasi, perlombaan, hingga kegiatan kebersamaan seperti senam pagi semuanya terasa hidup dan penuh semangat,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara, Asni Haryati. Asni sehari hari duduk sebagai Kabag PMR dan Relawan. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan regenerasi relawan PMI di Kota Batam, sekaligus memperluas jangkauan edukasi kemanusiaan di lingkungan pelajar. (***)
Reporter : PUTUT ARIYO
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI