Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, ratusan ekor sapi kurban mulai didatangkan ke Karimun dari sejumlah daerah. Hingga pertengahan Mei ini, tercatat sebanyak 173 ekor sapi sudah masuk ke Karimun.
Pejabat Otoritas Veteriner Kabupaten Karimun, drh Dewi Listyawaty, mengatakan ratusan sapi tersebut didatangkan dari Provinsi Lampung dan Riau.
“Sampai saat ini jumlah sapi yang masuk ke Karimun sebanyak 173 ekor,” ujar Dewi kepada Batam Pos, Senin (18/5).
Ia memastikan seluruh sapi yang masuk ke Karimun dalam kondisi sehat. Setiap hewan yang didatangkan dari luar daerah telah dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal dan melalui pemeriksaan kesehatan oleh Badan Karantina Indonesia.
“Semua sapi yang masuk sudah melewati pemeriksaan kesehatan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pedagang dan Peternak Sapi Karimun, Holik, menyebut permintaan hewan kurban tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.
Penurunan pemesanan diperkirakan mencapai 20 persen. “Saya sudah komunikasi dengan beberapa peternak, memang penjualan sapi kurban tahun ini menurun,” ungkapnya.
Ia mencontohkan, tahun lalu peternakannya mampu menjual hingga 70 ekor sapi. Namun tahun ini baru sekitar 40 ekor yang terjual. Kondisi serupa juga dialami peternak lainnya di Karimun.
Menurut Holik, belum diketahui pasti penyebab turunnya permintaan hewan kurban tersebut. Ia menduga kondisi ekonomi masyarakat menjadi salah satu faktor, atau kemungkinan warga masih menunggu mendekati hari pelaksanaan Iduladha untuk membeli sapi kurban. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY