Buka konten ini

(Foto Kanan) Dengan desain yang tepat, mezzanine dapat membuat tampilan rumah lebih menarik dan fungsional. Foto: rumahtinggal
Mezzanine menjadi solusi cerdas untuk memaksimalkan ruang di rumah tanpa harus menambah lantai atau memperluas bangunan. Dengan desain yang tepat, area sempit dapat diubah menjadi ruang multifungsi yang nyaman dan estetik.

MENAMBAHKAN desain mezzanine pada rumah dapat menjadi solusi cerdas untuk memaksimalkan ruang yang terbatas. Kehadiran mezzanine mampu menambah fungsi ruangan tanpa harus memperluas bangunan atau menambah jumlah lantai. Area tambahan ini dapat dimanfaatkan sebagai kamar tidur, ruang baca, ruang ibadah, taman kecil, hingga ruang kerja.
Dilansir shila, selain fungsional, mezzanine juga dapat meningkatkan nilai estetika rumah. Konsep lantai tambahan ini bahkan telah digunakan sejak zaman Romawi kuno dan masih populer hingga sekarang karena dinilai praktis serta efisien.
Pada desain ini, mezzanine dimanfaatkan sebagai ruang kerja tersembunyi yang menawarkan suasana lebih tenang dan privat karena terpisah dari area utama rumah. Untuk mendukung kenyamanan, penggunaan jendela kaca berukuran besar di dekat meja kerja dapat membantu memaksimalkan pencahayaan alami sekaligus memperlancar sirkulasi udara. Hal ini penting karena area mezzanine yang dekat dengan plafon cenderung lebih mudah berdebu dan terasa panas.
Mezzanine sendiri merupakan ruang tambahan yang berada di antara lantai bawah dan plafon atau atap rumah. Dengan perencanaan yang tepat, mezzanine dapat membuat tampilan rumah lebih menarik sekaligus fungsional. Area ini juga dapat digunakan sebagai ruang multifungsi, seperti kamar tidur minimalis maupun area kerja.
Agar aman dan nyaman digunakan, struktur mezzanine sebaiknya dirancang oleh kontraktor atau tenaga profesional sesuai standar bangunan.
Berikut tips membangun mezzanine di rumah dari RZAP design yang dilansir rumahtinggal:
Tentukan Peletakan Mezzanine
Mezzanine dapat ditempatkan di berbagai area rumah, seperti dekat ruang utama dengan konsep terbuka, ruang privat menggunakan kaca atau tirai, penghubung antar ruang, sudut ruangan, hingga di dalam kamar tidur dengan plafon yang cukup tinggi.
Sesuaikan dengan Fungsi Ruang
Mezzanine memiliki fungsi yang fleksibel. Area ini bisa dimanfaatkan sebagai ruang kerja, ruang baca, ruang bermain anak, ruang santai, ruang ibadah, hingga kamar tidur. Sesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan ruang di rumah.
Perhatikan Luas dan Tinggi Ruangan
Umumnya, luas mezzanine disarankan tidak lebih dari sepertiga luas ruangan agar rumah tidak terasa sempit. Selain itu, tinggi plafon rumah ideal untuk mezzanine minimal 4,4 meter agar aktivitas tetap nyaman.
Pilih Material yang Kokoh
Pemilihan material mezzanine harus memperhatikan kekuatan dan daya tahan. Material yang umum digunakan antara lain beton, baja, dan kayu karena dinilai kuat serta aman untuk penggunaan jangka panjang.
Gunakan Desain Tangga yang Menyatu
Tangga menjadi elemen penting pada mezzanine. Pilih desain tangga yang selaras dengan konsep rumah agar tampilan tetap harmonis. Model minimalis dapat menjadi pilihan supaya ruangan tidak terasa penuh. Area bawah tangga juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan.
Optimalkan Pencahayaan dan Sirkulasi Udara
Pencahayaan alami dan sirkulasi udara perlu diperhatikan agar mezzanine tetap nyaman digunakan. Tambahkan jendela atau ventilasi pada sisi mezzanine. Jika diperlukan, gunakan lampu dan kipas angin untuk mendukung kenyamanan ruang. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI