Buka konten ini

BATAM (BP) – Kondisi jalan yang mengalami penurunan atau amblas di kawasan Batam Center, tepatnya di depan Grand Niaga Mas, menjadi perhatian masyarakat. Kerusakan di salah satu jalur padat kendaraan itu dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Lokasi tersebut diketahui merupakan titik persimpangan dengan arus lalu lintas cukup tinggi, khususnya pada jam sibuk sore hari. Sejumlah warga mengaku khawatir kondisi permukaan jalan yang menurun dapat memicu kecelakaan maupun mengganggu kenyamanan berkendara.
Salah seorang warga Batam Center, Andi, mengatakan kondisi jalan itu cukup mengkhawatirkan, terutama saat antrean kendaraan mengular di sekitar lampu lalu lintas.
“Kalau sore memang cukup ramai dan sering terjadi antrean kendaraan karena lampu lalu lintas di lokasi itu cukup lama. Kondisi jalan yang turun tentu perlu menjadi perhatian agar tidak membahayakan pengendara,” ujarnya, Minggu (10/5).
Warga berharap kerusakan tersebut segera ditangani agar aktivitas masyarakat yang melintas di kawasan itu tetap aman dan nyaman.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kondisi jalan tersebut dan langsung melakukan pemantauan di lapangan.
Menurut dia, informasi dari masyarakat menjadi salah satu sumber penting dalam mendeteksi persoalan infrastruktur sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
“Informasi tersebut sudah kami monitor. Besok, Senin (11/5), akan kami rapatkan untuk menentukan langkah preventif jangka pendek agar kondisi ini segera tertangani,” kata Metra.
Ia menjelaskan, tim teknis dari dinas juga telah turun ke lokasi untuk melakukan survei dan pengecekan awal di kawasan Orchard Park, Batam Center.
Berdasarkan hasil survei sementara, kerusakan diketahui terjadi akibat struktur wingwall atau dinding penahan pada saluran drainase serta saluran U-ditch precast di sekitar box culvert eksisting yang mengalami kerusakan dan tumbang.
Kondisi itu menyebabkan bahu jalan tergerus hingga memicu penurunan pada sebagian badan jalan.
“Dari hasil survei awal, memang ada kerusakan pada struktur pendukung drainase di sekitar box culvert yang berdampak pada bahu jalan,” jelasnya.
Metra menambahkan, untuk tahap awal pihaknya akan menyiapkan langkah penanganan sementara guna mengurangi potensi risiko bagi pengguna jalan sambil mempersiapkan penanganan lanjutan yang lebih menyeluruh.
Selain itu, pengamanan di sekitar titik jalan yang mengalami penurunan juga akan dilakukan agar pengguna jalan lebih waspada saat melintas.
Pemerintah Kota Batam juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, khususnya saat melintas di kawasan tersebut pada jam-jam padat kendaraan. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO