Buka konten ini

ANTUSIASME masyarakat terhadap program beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2026 melonjak tajam. Jumlah pendaftar bahkan telah melampaui kuota yang disediakan.
Kondisi ini membuat Pemprov Kepri segera memberlakukan proses seleksi ketat. Penentuan penerima beasiswa akan dilakukan melalui sistem peringkat berdasarkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kepri, Sudianto, mengatakan lonjakan pendaftar terjadi di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari D-III dan D-IV hingga S-1 dan S-2.
“Sejak awal dibuka hingga sekarang, kuota beasiswa tahun ini sudah terpenuhi,” ujar Sudianto, Selasa (28/4).
Untuk tahun ini, Pemprov Kepri menyiapkan kuota sebanyak 1.212 penerima dengan total anggaran mencapai Rp3,06 miliar.
Meski kuota telah penuh, seluruh pendaftar tetap harus melalui tahapan seleksi sebelum ditetapkan sebagai penerima.
“Proses seleksi dilakukan dengan sistem peringkat berdasarkan IPK calon penerima,” jelasnya.
Tingginya minat pendaftar menjadi sinyal kuat bahwa program ini sangat dibutuhkan.
Pemprov Kepri pun membuka peluang untuk menambah kuota pada tahun berikutnya, meski tetap harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.
Saat ini, besaran bantuan yang diberikan yakni Rp2,5 juta untuk mahasiswa S-1 dan Rp4 juta untuk S-2.
“Kemungkinan kuota akan kita tambah tahun depan, tapi akan dibahas dulu dalam rapat dan melihat kondisi anggaran,” tutupnya. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY