Buka konten ini
NONGSA (BP) – Hujan deras yang mengguyur Kota Batam sejak Selasa pagi hingga siang menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir. Salah satu titik terdampak berada di kawasan Kabil, Kecamatan Nongsa, tepatnya di jalan menuju Bundaran Punggur dari arah Pelabuhan Telaga Punggur.
Genangan air juga terjadi di ruas jalan sebaliknya. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas tersendat, bahkan sejumlah pengendara kesulitan melintas akibat tingginya genangan.
Ari, salah satu pengguna jalan, mengatakan banyak pengendara memilih berhenti dan tidak memaksakan diri menerobos banjir karena beberapa kendaraan yang nekat melintas justru mengalami mogok.
“Banyak yang pilih berhenti dulu. Soalnya ada kendaraan yang nekat lewat, tiba-tiba mati di tengah jalan,” ujarnya.
Menurut dia, banjir di kawasan tersebut sebenarnya kerap terjadi saat hujan turun. Namun, genangan kali ini dinilai lebih parah dibanding biasanya.
“Memang hampir setiap hujan banjir, tapi kali ini cukup parah. Mungkin karena sudah lama tidak hujan, jadi langsung tinggi airnya,” tambahnya.
Tak hanya di jalan protokol, genangan juga terjadi di sejumlah ruas jalan di kawasan industri sekitar Nongsa. Kondisi ini turut mengganggu aktivitas pekerja serta distribusi barang.
Hendri, pengguna jalan lainnya, menyebut genangan di kawasan industri cukup menyulitkan, terutama bagi kendaraan kecil yang melintas.
“Kalau di kawasan industri juga tergenang. Cukup menyulitkan, apalagi untuk kendaraan kecil. Harus ekstra hati-hati,” katanya.
Ia berharap ada penanganan lebih serius dari pihak terkait agar persoalan banjir yang kerap berulang tersebut dapat diminimalkan, terutama saat curah hujan tinggi.
Sementara itu, Camat Nongsa, Eva Samin, mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi banjir di wilayahnya.
“Saya sudah minta lurah, kasi trantib, dan sekcam turun ke lokasi bersama Satpol PP untuk melihat kondisi di lapangan,” ujarnya. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO