Buka konten ini

CHICAGO (BP) – Mia Khalifa baru-baru ini mengungkap pengalaman kelam yang pernah ia alami, termasuk ancaman mengerikan dari kelompok ekstremis ISIS.
Dalam wawancara di acara radio The Sports Junkies di 106.7 The Fan, Mia berbagi cerita tentang bagaimana ancaman tersebut sempat membentuk cara pandangnya terhadap rasa takut.
“Ancaman dari ISIS itu seperti menetapkan standar,” ujarnya. “Setelah itu, ancaman lain terasa tidak berarti. Bahkan saat melihat fans tim olahraga yang emosional, saya berpikir, ‘kalian tidak bisa menakut-nakuti saya.’”
Menurut Mia, ancaman tersebut terjadi di masa awal ia dikenal publik. Ia mengaku menerima teror melalui media sosial, termasuk gambar editan yang memperlihatkan dirinya dalam situasi kekerasan.
Saat ditanya apakah hal itu sempat membuatnya takut, Mia mengakui ada rasa khawatir, meski ia berusaha tidak menunjukkannya.
“Memang sempat mengganggu, tapi saya mencoba untuk tidak terlihat lemah. Itu yang mereka cari,” ungkapnya.
Kini, Mia Khalifa telah beralih ke jalur karier yang berbeda. Ia dikenal sebagai komentator olahraga yang cukup aktif, khususnya membahas tim-tim dari Washington D.C. seperti Wizards, Capitals, hingga Nationals.
Selain itu, ia juga memperluas aktivitasnya di dunia digital dengan meluncurkan kanal pribadi di platform live streaming Twitch, tempat ia membahas olahraga dan budaya pop.
Dari pengalaman pahit hingga perjalanan karier baru, kisah Mia Khalifa menunjukkan bagaimana ia berusaha bangkit dan membangun identitas baru di luar masa lalunya. (*)
Reporter : JP Group
Editor : GALIH ADI SAPUTRO