Buka konten ini

KONTEN di media sosial belakangan ramai menampilkan proses pembuatan teh kombucha menggunakan SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast).
SCOBY merupakan koloni ragi dan bakteri baik yang berperan penting dalam proses fermentasi. Kombucha sendiri dihasilkan dari aktivitas mikroorganisme tersebut yang mengubah teh menjadi minuman probiotik.
Proses pembuatannya cukup sederhana, yakni dengan menyiram SCOBY menggunakan teh hitam atau teh hijau yang telah dicampur gula. Hasil fermentasi ini kemudian menghasilkan minuman yang dikenal memiliki banyak khasiat bagi kesehatan.
Selain populer sebagai sumber probiotik, kombucha juga menawarkan berbagai manfaat lain yang baik bagi tubuh. Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber kesehatan, konsumsi kombucha secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan fisik sekaligus kestabilan mental.
Salah satu manfaat utamanya adalah sebagai minuman probiotik yang baik untuk sistem pencernaan. Kandungan bakteri baik dalam kombucha dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus, mencegah peradangan, serta meningkatkan fungsi saluran cerna.
Tak hanya itu, kombucha juga berkontribusi dalam menjaga kesehatan jantung. Sifatnya yang kardioprotektif dinilai mampu membantu menekan kadar gula darah, mengurangi lemak berlebih, serta melindungi pembuluh darah dari kerusakan.
Minuman ini juga kaya akan antioksidan, terutama jika dibuat dari teh hijau. Kandungan tersebut berfungsi melawan radikal bebas, sehingga dapat membantu menurunkan risiko penuaan dini hingga penyakit kronis seperti kanker.
Bagi yang ingin menjaga berat badan, kombucha juga dapat menjadi pilihan. Kandungan senyawa EGCG di dalamnya diketahui mampu meningkatkan metabolisme, sehingga pembakaran kalori dalam tubuh menjadi lebih optimal.
Selain manfaat fisik, kombucha juga berpotensi mendukung kesehatan mental. Kandungan probiotiknya diyakini berperan dalam meningkatkan produksi serotonin, hormon yang berkaitan dengan suasana hati, sehingga dapat membantu meredakan stres, kecemasan, hingga gejala depresi. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO