Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,5 miliar untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri 2026.
Nilai tersebut mengalami penurunan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Darson, mengatakan anggaran tersebut telah dihibahkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kepri untuk pengelolaan teknis pelaksanaan.
“Anggaran itu sudah kita hibahkan ke KONI, sehingga pengelolaannya langsung ditangani oleh mereka,” ujar Darson, Minggu (19/4).
Ia mengaku tidak mengetahui secara rinci alokasi penggunaan dana tersebut, termasuk untuk pembinaan atlet maupun hadiah, karena sepenuhnya menjadi kewenangan KONI Kepri.
Menurut Darson, keterbatasan anggaran berdampak pada besaran dana operasional tiap cabang olahraga (cabor), yang rata-rata hanya sekitar Rp35 juta.
“Satu cabor sekitar Rp35 juta untuk operasional. Jadi harus menyesuaikan agar cukup,” jelasnya.
Ia pun meminta seluruh cabor dapat memaklumi kondisi anggaran yang terbatas dalam pelaksanaan Porprov tahun ini.
Sementara itu, Ketua KONI Kepri, Usep RS, menyampaikan bahwa dana pembinaan atlet nantinya akan disalurkan melalui KONI kabupaten/kota.
“Kami fokus pada pelaksanaan pertandingan dan perebutan medali. Untuk uang pembinaan, akan ditangani oleh KONI kabupaten/kota,” ujarnya.
Dengan kondisi anggaran yang terbatas, pelaksanaan Porprov Kepri 2026 diharapkan tetap berjalan lancar dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dari daerah. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY