Buka konten ini

KUNDUR (BP) – Danau bekas penambangan timah di Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, kembali memakan korban. Seorang pelajar kelas VI SD berinisial M, 12, ditemukan tewas setelah tenggelam, Minggu (19/4).
Camat Kundur Barat, Yusufian, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut korban saat itu berenang bersama empat rekannya di lokasi danau bekas tambang.
“Sesuai laporan yang kami terima, ada lima anak yang berenang di danau bekas penambangan timah tersebut,” ujarnya kepada Batam Pos.
Korban diketahui hilang sekitar pukul 09.30 WIB. Rekan-rekannya yang tidak melihat keberadaan M kemudian meminta bantuan warga.
“Warga langsung melakukan pencarian setelah mendapat laporan dari anak-anak,” jelasnya. Pemerintah desa juga berkoordinasi dengan pihak PT Timah (Tbk) untuk menurunkan tim penyelam membantu proses pencarian.
“Sekitar pukul 12.00 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” tambah Yusufian.
Ia mengimbau para orang tua agar lebih waspada mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya di area danau bekas tambang yang berpotensi berbahaya.
Pihak kecamatan juga akan meminta pemerintah desa memasang tanda larangan berenang di lokasi tersebut guna mencegah kejadian serupa.
“Danau bekas tambang ini sudah lama ada, luasnya lebih dari satu hektare dan kedalamannya tidak diketahui,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Gemuruh, Ari, mengatakan pihaknya telah meminta bantuan PT Timah untuk menurunkan tim penyelam.
“Ada empat penyelam yang diturunkan. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi ke darat,” ujarnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY