Buka konten ini

KEBAKARAN yang menghanguskan empat unit sepeda motor di Komplek Wijaya Kusuma, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, Kamis (16/4) dini hari, diduga kuat merupakan aksi pembakaran sengaja. Dugaan tersebut menguat setelah rekaman kamera pengawas (CCTv) memperlihatkan seorang pria tak dikenal menyiramkan cairan ke salah satu kendaraan sebelum menyalakan api.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WIB saat para penghuni kos tengah terlelap. Kobaran api pertama kali diketahui warga yang kemudian berteriak meminta pertolongan. Teriakan itu membuat para penghuni berhamburan keluar untuk menyelamatkan kendaraan serta mencegah api merembet ke bangunan sekitar.
Salah satu korban, Daniel, mengatakan saat kejadian dirinya baru saja naik ke kamar di lantai dua untuk beristirahat. Tidak lama kemudian, ia mendengar teriakan kebakaran dan langsung turun.
“Pas saya turun, api sudah membesar. Ada empat motor yang terbakar di parkiran. Kami langsung berusaha memadamkan api bersama warga sekitar supaya tidak merembet ke bangunan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (17/4).
Setelah api berhasil dipadamkan, Daniel bersama korban lain memeriksa rekaman CCTv. Dari rekaman tersebut terlihat seorang pria mengenakan jaket hitam dan helm yang menutupi wajah mendekati sepeda motor Honda Vario miliknya, lalu menuangkan cairan yang diduga bahan bakar.
Tak lama kemudian, pelaku menyalakan api menggunakan mancis hingga kobaran langsung membesar. Dalam rekaman, percikan api sempat menyambar tangan pelaku sebelum ia melarikan diri. Api kemudian merambat ke tiga sepeda motor lain yang terparkir berdekatan.
Daniel menduga aksi tersebut berkaitan dengan persoalan pribadi dengan mantan rekan kerja beberapa bulan lalu. Ia menilai ciri-ciri pelaku dalam rekaman mirip dengan seseorang yang pernah berselisih dengannya.
“Saya curiga karena ciri-cirinya mirip. Bahkan saya cek ke teman kerja dia, katanya hari ini dia tidak masuk kerja. Dari rekaman juga terlihat tangannya sempat kena api, kemungkinan ada luka bakar,” katanya.
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Deni Langie, membenarkan adanya laporan dugaan pembakaran tersebut. Ia menyebut pihaknya telah menerima laporan dan saat ini Unit Reskrim tengah melakukan penyelidikan.
“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Rekaman CCTv dan keterangan saksi menjadi bahan penting dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran empat sepeda motor tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Para korban berharap pelaku segera ditangkap agar kejadian serupa tidak terulang di lingkungan mereka. (***)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO