Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka masih berada di zona merah pada level 6.221, turun 2 poin atau 0,04 persen pada pukul 09.00 WIB. Angka tersebut menurun 42,12 poin atau 0,68 persen sehingga berada di level 6.181 pada pukul 09.05 WIB.
Namun pelan-pelan, sekitar pukul 09.10 WIB IHSG tampak mulai menghijau berada pada level 6.236 naik 0,22 atau 13,9. Kemudian, kembali fluktuatif ke zona merah berada di level 6.217, turun 0,10 persen atau 6,3 persen.
Mengutip RTI Business, volume transaksi tercatat 1.739 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1.740 triliun. Adapun frekuensi transaksi tercatat 134.238 kali.
Pada pembukaan perdagangan, sebanyak 242 saham tercatat menguat, 202 saham melemah, dan 161 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia menyampaikan telah melakukan pembekuan sementara perdagangan (Trading Halt) akibat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang lebih dari 5 persen.
”Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Selasa (18/3) telah terjadi pembekuan sementara perdagangan sistem perdagangan di PT Bursa efek Indonesia (BEI) pada pukul 11:19:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang dipicu penurunan IHSG mencapai 5 persen,” kata Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangan resmi, Selasa (18/3).
Lebih lanjut, Kautsar memastikan bahwa kebijakan pembekuan sementara perdagangan dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.
”Perdagangan akan dilanjutkan pukul 11:49:31 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan,” tutupnya.
Mengutip RTI Bussiness, IHSG saat ini berada di level 6.076 atau ambruk sebesar 6,12 persen atau 395,8 poin.
Volume transaksi tercatat 16.614 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 10.303 triliun. Adapun frekuensi transkasi tercatat 893.608 kali.
Sepanjang perdagangan pertama pada Selasa (18/3) siang, sebanyak 67 saham tercatat menguat, 616 saham melemah, dan 116 saham tidak mengalami pergerakan alias stagnan. (*)
Reporter : JP Group
Editor : gustia benny