Buka konten ini

NEW DELHI (BP) – Sebanyak 25 pekerja tewas setelah terjebak dalam ledakan di sebuah terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air di Distrik Namchi, Negara Bagian Sikkim, India. Seluruh korban berhasil dievakuasi setelah operasi pencarian dan penyelamatan yang berlangsung selama empat hari.
Insiden terjadi pada Kamis (23/7). Para pekerja diketahui telah terjebak di dalam terowongan sejak Senin (20/7) saat proyek pembangunan masih berlangsung.
Perusahaan listrik milik negara, National Hydroelectric Power Corporation (NHPC), menyatakan ledakan dipicu semburan mendadak yang diduga berasal dari gas metana di dalam bebatuan.
Ledakan memicu kepulan asap tebal dan gas beracun yang memenuhi terowongan sehingga para pekerja tidak sempat menyelamatkan diri.
Dari total korban meninggal, sebanyak 19 orang merupakan pekerja Patel Engineering Limited yang terlibat dalam proyek tersebut.
Pihak berwenang menyatakan operasi pencarian dan evakuasi resmi berakhir pada Kamis (23/7) setelah melibatkan berbagai instansi penyelamat.
”Secara tragis, seluruh 25 orang tersebut meninggal dunia, dan jenazah mereka berhasil dievakuasi selama operasi berlangsung,” demikian pernyataan pihak berwenang.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Berdasarkan temuan awal, insiden diduga dipicu kebocoran gas yang mudah terbakar. Namun, pemerintah menegaskan penyebab pasti baru akan dipastikan setelah investigasi menyeluruh oleh tim ahli. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY
