Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Presenter sekaligus komedian Desta membagikan kabar tentang kondisi mata kirinya setelah mengalami cedera serius saat bermain padel bersama teman-temannya. Insiden tersebut sempat membuat penglihatannya hilang total untuk sementara akibat benturan keras bola yang mengenai mata kirinya.
Insiden itu terjadi ketika pertandingan padel berlangsung. Dalam laga tersebut, Desta berpasangan dengan Panji Untung Setiawan dan menghadapi pasangan Giorgio Soemarno serta Jose Antonio. Saat permainan sedang berlangsung, mata kiri Desta tidak sengaja terkena smash keras dari rekan setimnya sendiri hingga menyebabkan pendarahan di bagian dalam mata.
Melalui unggahannya di media sosial, Desta menceritakan kondisi matanya setelah insiden tersebut terjadi. Ia mengaku langsung kehilangan penglihatan dari mata sebelah kiri usai matanya dihantam bola dengan sangat keras.
”Kondisi mata saya setelah kena pukulan itu, penglihatan abu-abu tidak bisa melihat sama sekali,” cerita Desta di akun media sosialnya.
Desta kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, hingga dua jam setelah kejadian, kondisi penglihatan Desta masih belum juga bisa melihat.
Setelah itu, ayah tiga anak tersebut kemudian dirujuk ke rumah sakit spesialis mata. Di tengah perjalanan menuju rumah sakit rujukan, penglihatannya mulai menunjukkan perkembangan positif karena secara perlahan sudah bisa menangkap bayangan dan cahaya.
Setibanya di rumah sakit, Desta menjalani pemeriksaan secara menyeluruh dengan menggunakan berbagai peralatan medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa retina, kornea, dan saraf matanya berada dalam kondisi baik.
”Diperiksa detail dengan alat. Retina, kornea, saraf aman. Trauma benturan dan ada pendarahan di lensa mata,” cerita Desta.
Untuk mempercepat proses pemulihan, tim dokter memberikan perawatan berupa pemasangan bandage contact lens dan obat tetes mata antibiotik. Penanganan tersebut membuat kondisi penglihatannya membaik. (*)
Laporan : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY