Buka konten ini
BATAM (BP) – Puskesmas Sekupang menghadirkan inovasi layanan SELIGI-LINE (Konsultasi Gizi Online) untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan konsultasi gizi tanpa harus datang ke puskesmas. Melalui layanan berbasis digital tersebut, warga dapat berkonsultasi langsung dengan tenaga gizi secara daring dari mana saja.
Kepala Puskesmas Sekupang, Indriani Ningsih, mengatakan inovasi itu merupakan bagian dari transformasi pelayanan kesehatan agar semakin mudah diakses masyarakat di era digital.
”Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Melalui SELIGI-LINE, masyarakat bisa berkonsultasi dengan ahli gizi secara praktis, sehingga tidak ada lagi alasan untuk menunda menjaga kesehatan,” ujarnya.
Menurut Indriani, layanan tersebut tidak hanya ditujukan bagi orang tua yang ingin memantau tumbuh kembang anak, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat yang menderita penyakit tidak menular, seperti diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, hingga penyakit jantung.
Ia menjelaskan, pola makan yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan sekaligus mencegah munculnya berbagai penyakit. Karena itu, pendampingan dan edukasi dari tenaga gizi diharapkan dapat membantu masyarakat menerapkan pola makan yang sesuai dengan kondisi kesehatannya.
”Masalah gizi bukan hanya tentang kekurangan makan, tetapi juga kelebihan gizi yang dapat memicu berbagai penyakit. Edukasi sejak dini sangat penting agar masyarakat mampu mengatur pola makan yang sehat dan seimbang,” katanya.
Layanan SELIGI-LINE dibuka setiap Senin pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Untuk mengakses layanan tersebut, masyarakat cukup melakukan pendaftaran melalui tautan atau memindai QR Code yang telah disediakan oleh Puskesmas Sekupang. Setelah proses pendaftaran selesai, konsultasi dapat dilakukan secara daring dengan tenaga gizi.
Melalui inovasi ini, Puskesmas Sekupang berharap banyak masyarakat memanfaatkan layanan konsultasi gizi sebagai langkah menjaga kesehatan diri. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO