Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mulai memperkuat konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali Pengurus Pusat Wanita Persatuan Pembangunan (WPP PPP).
Dalam pertemuan dengan pengurus WPP PPP di Kantor DPP PPP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/6), Mardiono menilai organisasi sayap perempuan tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat kerja-kerja partai sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan, WPP sebagai badan otonom PPP memiliki posisi penting dalam mendukung berbagai agenda politik partai, termasuk verifikasi partai dan persiapan menuju Pemilu 2029.
“Sekarang diprakarsai oleh ibu-ibu yang hari ini berjumpa dengan saya untuk mengaktifkan kembali WPP dan membangun harmoni antara partai dengan badan otonom agar bisa memberikan kontribusi untuk kerja-kerja elektoral menyongsong agenda ke depan,” kata Mardiono.
Utusan Khusus Presiden itu menegaskan, WPP tidak dapat dipisahkan dari PPP. Karena itu, program yang dijalankan harus sejalan dengan arah perjuangan partai. “Perjuangan WPP tidak terlepas dari perjuangannya PPP. Ini harus kita satukan dan sudah sampai pada kata sepakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum WPP PPP, Arimbi Soeharto Alamsjah, menyatakan kesiapan organisasi untuk menjalankan arahan partai. Penguatan struktur dan kerja-kerja elektoral akan menjadi fokus utama ke depan.
“Beliau sudah memberikan arahan kepada kita semua bahwa kita harus bangkit kembali menyambut kerja-kerja elektoral yang bersinergi dengan DPP PPP,” ujarnya.
Ia menambahkan, perempuan memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan perjuangan partai melalui berbagai bidang, mulai dari pemberdayaan masyarakat hingga sektor pendidikan dan sosial.
“Insyaallah apa yang kita cita-citakan dan program yang kita canangkan akan berhasil dan bermanfaat untuk kemenangan PPP ke depan,” tutupnya.(*)
Laporan : JP Group
Editor : MUHAMMAD NUR