Buka konten ini

BINTAN (BP) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tambelan sempat tidak berjalan selama sepekan sebelum memasuki masa libur sekolah. Kondisi itu langsung dirasakan siswa dan orangtua di wilayah pesisir karena harus kembali mengeluarkan biaya makan yang sebelumnya ditanggung melalui program tersebut.
Seorang guru SMP di Tambelan, Rima, mengatakan program MBG selama ini memberikan manfaat nyata bagi siswa dan keluarga mereka. Karena itu, ketika distribusi makanan dihentikan sementara, banyak siswa mempertanyakan penyebabnya.
“Pas satu minggu tidak ada MBG, anak-anak banyak yang bertanya kenapa tidak ada lagi MBG,” ujarnya.
Menurut dia, program tersebut turut membantu meringankan pengeluaran harian keluarga. Dengan adanya makan siang di sekolah, orangtua tidak perlu memberikan uang saku lebih untuk kebutuhan makan anak selama jam belajar.
“Kalau biasanya harus keluar uang untuk makan dua kali, dengan adanya MBG cukup sekali saja,” katanya.
Namun saat program berhenti sementara, sebagian orangtua kembali menambah uang saku anak. Pasalnya, siswa baru pulang sekolah sekitar pukul 14.30 WIB sehingga tetap membutuhkan biaya makan selama berada di sekolah.
Rima berharap distribusi MBG kembali berjalan normal setelah masa libur sekolah berakhir. Ia juga mengusulkan agar variasi menu diperbanyak dan cita rasa makanan terus ditingkatkan agar lebih disukai siswa.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tambelan, Rianida Pasaribu, menegaskan program MBG di Tambelan tidak dihentikan secara permanen.
Menurut dia, penghentian distribusi saat ini dilakukan karena mengikuti surat edaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait masa libur sekolah.
“Selama tiga minggu kami tidak mendistribusikan MBG karena libur sekolah,” jelasnya.
Rianida juga mengakui dapur MBG sempat tidak beroperasi selama sepekan sebelum libur sekolah akibat dana operasional yang belum cair pada saat itu.
Meski demikian, ia memastikan program MBG akan kembali berjalan setelah kegiatan belajar mengajar dimulai kembali.
“Setelah libur sekolah selesai, MBG akan kembali disalurkan kepada sekitar 1.600 penerima manfaat di Tambelan,” katanya. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY