Buka konten ini

BATAM (BP) – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan ruas jalan Raja Alikelana yang mengalami kerusakan di kawasan dekat Orchard, Batam Center, telah masuk dalam program perbaikan melalui pekerjaan overlay aspal yang saat ini tengah berlangsung.
Kepastian tersebut disampaikan menyusul keluhan warga terkait kondisi jalan berlubang yang dinilai membahayakan pengguna jalan dan diduga telah menjadi salah satu penyebab kecelakaan pengendara sepeda motor di kawasan tersebut.
Dalam beberapa waktu terakhir, warga kembali menyoroti kerusakan jalan itu. Lubang di badan jalan disebut sudah lama dikeluhkan masyarakat karena berpotensi mengancam keselamatan pengendara, terutama saat hujan turun atau ketika arus lalu lintas sedang padat.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan BP Batam terkait penanganan ruas jalan yang dikeluhkan warga tersebut.
Sementara itu, Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menjelaskan bahwa lokasi jalan tersebut sudah masuk dalam rencana perbaikan menyeluruh melalui pekerjaan overlay aspal.
“Lokasi itu sudah ada rencana overlay. Saat ini pekerjaan memang sedang berjalan untuk ruas jalan tersebut hingga kawasan Tunas Industri. Karena cuaca yang masih sering hujan, pekerjaan belum sampai ke titik itu,” ujar Mouris.
Ia menegaskan, BP Batam dan Pemerintah Kota Batam terus melakukan koordinasi rutin dalam penanganan berbagai persoalan infrastruktur, mulai dari jalan berlubang, penataan taman, hingga penanganan banjir.
“Kami memiliki grup koordinasi antara BP Batam dan Pemko untuk penanganan jalan berlubang, taman, dan banjir. Untuk lokasi itu memang sudah masuk program overlay dan pekerjaannya sedang berjalan,” katanya.
Menurut Mouris, perbaikan tidak hanya difokuskan pada satu titik, melainkan juga mencakup sejumlah ruas jalan lain yang mengalami kerusakan di berbagai wilayah Batam.
Melalui metode overlay, permukaan jalan lama yang rusak akan dilapisi kembali dengan aspal baru sehingga diharapkan meningkatkan kualitas dan keselamatan jalan bagi pengguna.
Di sisi lain, warga Batam Center, Andi, berharap penanganan jalan berlubang tersebut dapat segera dipercepat. Pasalnya, kondisi jalan sudah cukup lama menjadi keluhan masyarakat.
“Kami berharap lubang-lubang yang ada bisa segera ditutup karena sangat membahayakan, terutama bagi pengendara motor,” ujarnya.
Ia menyebut, banyak pengendara terpaksa mengurangi kecepatan atau menghindari lubang saat melintas. Kondisi itu dinilai berisiko memicu kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat hujan ketika lubang tertutup genangan air.
“Kalau memang sudah masuk program perbaikan kami apresiasi. Harapannya pengerjaan bisa segera sampai ke lokasi ini supaya pengguna jalan lebih aman dan nyaman,” tambahnya. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO