Buka konten ini

BATAM (BP) — Pemilihan kepala daerah serentak 2029 masih berjarak lebih dari tiga tahun. Namun, di internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepulauan Riau, mesin politik mulai bergerak. Partai tersebut mengaku telah memulai proses penjaringan figurfigur yang berpotensi diusung dalam kontestasi politik mendatang.
Penjaringan dilakukan melalui komunikasi berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten dan kota hingga pengurus wilayah. Sejumlah nama mulai dipetakan, baik dari kalangan kader internal PKS maupun tokoh eksternal yang dinilai memiliki kapasitas dan peluang elektoral.
Ketua DPW PKS Kepulauan Riau, Suryani, mengatakan pihaknya telah meminta masukan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS di seluruh kabupaten dan kota terkait figur yang layak dipertimbangkan untuk Pilkada 2029.
“Untuk calon, kami sudah meminta masukan ke DPDDPD di kabupaten dan kota. Kami menjaring siapa sajayang diusulkan, termasuk masukan dari pusat terkait figur-figur potensial dari daerah,” kata Suryani, Sabtu (13/6).
Ia menjelaskan, proses yang berjalan saat ini masih berada pada tahap awal berupa pemetaan dan inventarisasi nama. Belum ada keputusan maupun rekomendasi resmi mengenai figur yang akan disiapkan sebagai calon kepala daerah.
Meski demikian, Suryani mengakui sejumlah nama telah muncul dalam diskusi internal partai. Figur-figur tersebut berasal dari dua kelompok utama, yakni kader PKS dan tokoh eksternal diluar partai.
“Kalau nama tentu sudah ada. Jumlahnya banyak, baik dari internal maupun eksternal,” ujarnya.
Namun, saat diminta menyebutkan siapa saja figur yang masuk radar PKS, Suryani memilih belum membuka ke publik. Menurutnya, proses penjaringan masih terus berjalan dan memerlukan berbagai pertimbangan politik sebelum mengerucut pada nama tertentu.
Suryani juga enggan mengungkap strategi PKS dalam menghadapi Pilkada 2029. Ia menegaskan setiap partai memiliki pendekatan dan perhitungan politik masingmasing yang tidak bisa disampaikan sejak awal.
“Strategi pasti ada. Tapi tidak mungkin disampaikan. Kalau disampaikan, itu bukan strategi lagi namanya,” katanya.
Meski belum ada nama yang diumumkan secara terbuka, satu hal mulai terlihat: bursa kandidat Pilkada 2029 di Kepulauan Riau perlahan telah dibuka, setidaknya di ruang-ruang diskusi internal partai. (*)
Reporter : AZIS MAULANA
Editor : MUHAMMAD NUR