Buka konten ini

BATAM (BP) – Geliat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di kawasan Batuaji dan Sagulung, Kota Batam, terus menunjukkan perkembangan positif. Sejumlah kawasan permukiman hingga pusat keramaian masyarakat kini dipenuhi lapak kuliner dan berbagai usaha rumahan yang menjadi penopang ekonomi warga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas UMKM terlihat ramai terutama pada sore hingga malam hari. Lapak makanan, minuman, hingga usaha kecil lainnya tumbuh di kawasan perumahan dan ruang terbuka masyarakat. Kondisi ini menjadi peluang bagi warga untuk meningkatkan pendapatan keluarga di tengah kebutuhan ekonomi yang terus meningkat.
Salah satu kawasan yang terlihat cukup aktif yakni di kawasan Cipta Grand City, Batuaji. Di lokasi tersebut, puluhan pelaku UMKM memanfaatkan area sekitar untuk membuka usaha kuliner dan berbagai produk kebutuhan masyarakat. Antusias warga yang datang membeli produk UMKM juga dinilai cukup tinggi.
Suhardi, salah satu pelaku UMKM di kawasan Cipta Grand City mengatakan perkembangan usaha masyarakat selama ini cukup baik. Menurutnya, lapak kuliner maupun usaha kecil lainnya mendapat respon positif dari masyarakat sekitar.
“Antusias masyarakat cukup baik terhadap lapak kuliner UMKM maupun usaha lainnya. Ini sangat membantu menopang ekonomi keluarga kami,” ujar Suhardi saat ditemui di lokasi usahanya, Kamis (28/5) malam.
Hal senada juga disampaikan Nurhayati, pedagang makanan di kawasan Sagulung. Ia mengaku geliat UMKM yang terus tumbuh membuat suasana usaha masyarakat menjadi lebih hidup dan memberi peluang tambahan penghasilan bagi warga sekitar.
“Sekarang makin banyak warga yang datang beli makanan atau produk UMKM. Dampaknya sangat terasa bagi ekonomi keluarga kami karena penghasilan jadi lebih terbantu,” katanya.
Sementara itu, pihak kecamatan sebelumnya juga mengakui perkembangan UMKM di wilayah Batuaji dan Sagulung mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Hampir di setiap sudut wilayah kecamatan kini terlihat aktivitas UMKM yang terus tumbuh dan berkembang.
Sebagai bentuk dukungan, pihak kecamatan turut memberikan pelatihan bagi pelaku UMKM pemula. Selain itu, fasilitasi pengurusan sertifikat halal gratis juga terus digencarkan bekerja sama dengan lembaga terkait guna membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produknya.
Pihak kecamatan menyebut pembinaan teknis dan pemberdayaan UMKM memang menjadi ranah dinas terkait. Namun demikian, kecamatan tetap berperan dalam pengawasan, pemantauan, serta memberikan dukungan berupa pelatihan, fasilitasi perizinan, hingga sertifikasi usaha. Dengan langkah tersebut, diharapkan UMKM di Batuaji dan Sagulung tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di wilayah tersebut. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI