Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan driver ojek online dan kelompok debt collector (DC) di Kecamatan Batuaji masih bergulir di Mapolsek Batuaji. Kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan saksi serta mendalami keterangan para pihak yang terlibat dalam keributan tersebut.
Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizki Subagyo, mengatakan hingga saat ini belum ada penetapan tersangka karena proses penyelidikan masih berlangsung.
“Laporan tetap berlanjut. Belum ada penetapan tersangka,” ujar Bayu, Rabu (20/5).
Ia menyebutkan, penyidik telah memeriksa empat saksi yang berada langsung di lokasi kejadian. Para saksi tersebut berasal dari unsur driver ojek online maupun kelompok debt collector.
“Saksi ini yang berada langsung di lokasi saat terjadi keributan,” katanya.
Menurut Bayu, insiden tersebut bermula dari kesalahpahaman antara seorang driver ojek online dengan debt collector saat proses penarikan kendaraan di kawasan Planet Futsal, Batuaji.
Sepeda motor yang digunakan driver diketahui menunggak cicilan selama lima bulan.
Polisi sebelumnya sempat melakukan upaya mediasi untuk meredam situasi. Namun ketegangan kembali memuncak setelah kedua pihak saling terpancing emosi hingga terjadi keributan di lokasi.
“Penyelidikan masih berlangsung. Perkembangannya akan segera kami sampaikan,” tegasnya.
Sebelumnya, bentrokan antara Komunitas Andalan Driver Online (Komando) dan sejumlah debt collector terjadi di kawasan Batuaji pada Minggu (17/5) malam. Keributan dipicu upaya penarikan sepeda motor milik seorang driver ojek online di kawasan Lapangan Planet Futsal.
Situasi yang awalnya melibatkan pihak debt collector dan pemilik kendaraan kemudian meluas setelah rekan-rekan driver online lainnya datang ke lokasi. Ketegangan pun tak terhindarkan hingga berujung dugaan aksi saling aniaya dan laporan dari kedua belah pihak. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO