Buka konten ini

(Foto Kanan) Rumah bohemian tidak memiliki aturan baku soal warna. Beragam warna dapat dipadukan untuk menciptakan suasana hunian yang lebih hidup dan penuh karakter. Foto: Pinterest
Rumah bergaya boho atau bohemian kian diminati karena menghadirkan suasana hunian yang unik, artistik, dan penuh warna. Konsep ini mengutamakan kebebasan dalam memadukan dekorasi, furnitur, hingga permainan warna sehingga menciptakan karakter rumah yang berbeda di setiap sudutnya.

DESAIN rumah bohemian atau boho dapat menjadi pilihan untuk menghadirkan suasana hunian yang berbeda. Gaya ini dikenal unik, artistik, dan cenderung bebas tanpa aturan baku dalam penataan interior maupun eksterior.
Dilansir rumah123, konsep boho memberi keleluasaan bagi pemilik rumah untuk berkreasi sesuai selera. Karena itu, setiap rumah bohemian umumnya memiliki karakter berbeda dan tidak terpaku pada satu pola desain tertentu.
Istilah bohemian mulai populer di Prancis pada abad ke-19. Sebutan tersebut merujuk pada gaya hidup bebas, artistik, dan tidak terikat aturan.
Seiring perkembangan zaman, konsep bohemian tak hanya hadir dalam gaya hidup dan fesyen, tetapi juga merambah ke desain interior rumah.
Tak heran jika rumah bergaya boho identik dengan suasana santai, penuh warna, serta kaya sentuhan seni.
Karakteristik Rumah Bohemian
Meski terkesan bebas, rumah bohemian tetap memiliki ciri khas yang mudah dikenali. Salah satunya adalah penggunaan dekorasi artistik dan unsur etnik yang dipadukan secara unik.
Hunian bergaya boho juga sering disebut sebagai desain eklektik karena memadukan berbagai elemen dalam satu ruangan.
Berikut beberapa karakteristik rumah bohemian yang bisa menjadi inspirasi.
Dekorasi Tak Beraturan
Ciri paling menonjol dari rumah bohemian adalah dekorasi yang tampak tidak beraturan. Dalam konsep ini, tidak ada istilah terlalu banyak dekorasi.
Karena itu, ruangan boho biasanya dipenuhi furnitur, aksesori, hingga pajangan dengan berbagai bentuk dan warna. Meski terlihat ramai, justru hal tersebut menjadi daya tarik utama gaya bohemian.
Selain itu, tanaman hias juga sering digunakan untuk memperkuat nuansa alami di dalam rumah. Tanaman berukuran kecil yang mudah dirawat menjadi pilihan favorit, meski pemilik rumah tetap bebas menentukan jenis tanaman sesuai selera.
Furnitur Vintage dan Daur Ulang
Rumah boho identik dengan penggunaan furnitur bergaya vintage atau barang daur ulang. Berbagai benda sederhana seperti toples bekas, kardus, kerajinan tangan, hingga aksesori unik sering dimanfaatkan sebagai dekorasi.
Selain itu, patung, lukisan abstrak, hingga ornamen klasik juga kerap menghiasi ruangan.
Elemen tekstil menjadi bagian penting dalam desain bohemian. Penggunaan karpet, bantal, gorden, dan kain bermotif etnik atau tribal mampu membuat ruangan terasa lebih hangat dan hidup.
Lampu gantung bergaya etnik, lentera, hingga chandelier juga dapat digunakan untuk menambah kesan nyaman dan artistik.
Permainan Warna
Gaya bohemian tidak memiliki aturan khusus soal warna. Pemilik rumah bebas memadukan berbagai warna dalam satu ruangan.
Bagi yang ingin tampilan lebih tenang, warna netral seperti putih, krem, atau cokelat bisa dijadikan dasar.
Namun, jika ingin suasana yang lebih berani, warna cerah seperti pink, oranye, ungu, hijau, hingga biru dapat diaplikasikan pada dinding maupun dekorasi ruangan.
Perpaduan warna yang kontras justru menjadi ciri khas yang membuat rumah bohemian terlihat lebih ekspresif dan penuh karakter. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI