Buka konten ini
BATUAJI (BP) – Aksi penipuan dengan modus menggunakan mobil rental kembali meresahkan warga di Kecamatan Batuaji. Kali ini, pelaku menyasar sejumlah pertokoan dengan menggasak tabung gas milik pelaku usaha setelah berpura-pura menawarkan jasa pengisian ulang gas dengan harga murah.
Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizki Subagyo mengatakan kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan dari pemilik toko di kawasan Pasir Indah, Kelurahan Kibing. Menindaklanjuti laporan itu, polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial A.
“Dari laporan itu kita langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan seorang pelaku,” ujar Bayu, Senin (11/5).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku menjalankan aksinya dengan mendatangi toko-toko dan menawarkan jasa pengisian ulang tabung gas di bawah harga pasaran. Setelah tabung diserahkan oleh pemilik usaha, pelaku justru membawa kabur barang tersebut.
“Pelaku berpura-pura menawarkan pengisian ulang gas murah. Setelah tabung dibawa, ternyata tidak dikembalikan dan rencananya akan dijual,” katanya.
Bayu mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha dan toko kelontong, agar lebih waspada terhadap modus kejahatan serupa. Ia meminta pelaku usaha tidak mudah percaya kepada orang yang menawarkan jasa tanpa identitas jelas.
Selain itu, polisi juga menyarankan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di area pertokoan untuk mempermudah pengawasan sekaligus membantu proses penyelidikan apabila terjadi tindak kejahatan.
“Kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melengkapi toko dengan CCTV untuk mengantisipasi aksi penipuan,” ujarnya.
Sebelumnya, kasus kejahatan dengan modus menggunakan mobil rental juga terjadi di wilayah Batuaji dan Sagulung. Dalam kasus tersebut, komplotan pelaku menggunakan mobil sewaan untuk mencuri anjing peliharaan milik warga.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Anwar Aris mengingatkan para pengusaha rental kendaraan agar lebih selektif sebelum menyewakan mobil kepada pelanggan. Ia menegaskan pentingnya verifikasi identitas penyewa untuk mencegah kendaraan digunakan dalam aksi kriminal.
“Lakukan verifikasi identitas penyewa secara teliti dan pastikan tidak ada pemalsuan atau penggunaan dokumen milik orang lain seperti KTP maupun KK,” kata Aris.
Ia juga menyarankan agar kendaraan rental dipasangi perangkat GPS sehingga pemilik dapat memantau pergerakan mobil setiap saat. Dengan begitu, aktivitas mencurigakan bisa segera terdeteksi.
“Kalau ada pergerakan mencurigakan, misalnya mobil hanya beroperasi tengah malam, pemilik bisa langsung melakukan pengecekan,” ujarnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO