Buka konten ini

INTER Milan nyaman memuncaki klasemen (capolista) Serie A sejak giornata ke-15 hingga giornata ke-33. Dengan keunggulan 12 poin (78-66) atas peringkat kedua AC Milan dan menyisakan lima giornata, Inter di ambang meraih scudetto Serie A ke-21.
Nerazzurri –sebutan Inter– bisa melengkapinya dengan gelar Coppa Italia seiring hanya berjarak dua langkah lagi.
Inter diuntungkan dengan bermain di kandang sendiri, Stadio Giuseppe Meazza, Milan, saat menghadapi Como 1907 dalam second leg semifinal dini hari nanti (siaran langsung ANTV pukul 02.00 WIB).
First leg di Djarum Stadio – Giuseppe Sinigaglia, Como (4/3), memang berakhir tanpa gol (0-0). Tetapi, dalam pertemuan terbaru di Serie A pekan lalu (13/4), Inter menaklukkan Lariani –julukan Como 1907– di Sinigaglia dengan skor 4-3.
”Kami ingin merasakan scudetto dan Coppa Italia di musim ini,” tegas kiper Inter Yann Sommer seperti dilansir dari Tribuna.
”Akan tetapi, tidak ada pertandingan yang mudah. Kami harus memikirkannya satu per satu laga, tiap-tiap detail kecil juga,” sambung kiper yang sudah merasakan scudetto bersama Inter pada musim 2023–2024 tersebut.
Ketajaman Thuram Meningkat
Upaya Inter merealisasikan double winners (scudetto Serie A dan juara Coppa Italia) harus dilalui saat ini tanpa Lautaro Martinez. Il capitano sekaligus striker Inter itu masih bergelut dengan cedera betis. Il Toro –julukan Lautaro–merupakan top scorer Nerazzurri dengan 20 gol, 16 gol di antaranya di Serie A.
Namun, tanpa Lautaro, Inter dapat bergantung kepada attaccante yang lain, Marcus Thuram. Saat ini Thuram mengoleksi 16 gol dengan 11 gol di antaranya di Serie A. Dilansir dari Corriere dello Sport, persentase kontribusi striker timnas Prancis tersebut mencapai 21 persen dari total gol Inter.
Ketajaman Thuram boleh dibilang meningkat dibandingkan musim pertamanya di Inter (20 persen) dan musim keduanya (19 persen). Perlu dicatat, Thuram juga meraih predikat man of the match ketika Inter membekuk Como 1907 di Sinigaglia.
”Aku hanya menjalankan tugasku (sebagai striker). Bisa membawa kemenangan bagi tim (lewat golku) adalah bonus,” kata Thuram seperti dilansir Sempre Inter.
Paz Jauhi Gosip Transfer
Gelandang serang Nico Paz jadi kekuatan di balik melejitnya Como 1907 musim ini. Media-media Italia menyebut Paz masuk dalam bidikan klub-klub besar Eropa, termasuk Inter, di bursa transfer musim panas nanti. Dalam wawancara dengan surat kabar Sport Mediaset, Paz menyangkal bahwa fokusnya di akhir musim ini mulai terbelah karena dihadapkan dengan spekulasi transfer.
”Aku tidak mau memikirkan hal-hal seperti itu (gosip bursa transfer, Red). Aku lebih suka menempatkan fokusku 100 persen di sini (melawan Inter di second leg semifinal Coppa Italia, red). Aku ingin memberikan segalanya di lapangan,” beber pemain 21 tahun jebolan La Fabrica –sebutan akademi Real Madrid. (***)
Laporan : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO