Buka konten ini
NONGSA (BP) – Insiden mengejutkan terjadi di Mapolda Kepri. Seorang balita laki-laki berusia 2 tahun dilaporkan terjatuh dari lantai tiga ke lantai dua gedung tersebut saat berada di lokasi bersama neneknya untuk membesuk keluarga.
Peristiwa itu terjadi Selasa, (14/4). Balita tersebut diduga terjatuh dari sela tangga akibat kurang pengawasan saat berada di area gedung.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Nona Pricillia Ohei, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, saat peristiwa terjadi, sang nenek tengah menjenguk anggota keluarga yang merupakan tersangka kasus narkoba.
“Anak tersebut dibawa oleh neneknya. Saat itu kemungkinan tidak dalam pengawasan, sehingga terjatuh dari lantai tiga ke lantai dua,” ujarnya, Jumat (17/4).
Ia menambahkan, dua anggota polisi wanita (Polwan) yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama setelah mendengar kejadian tersebut. Saat ditemukan, kondisi balita masih sadar, namun mengalami pendarahan dari hidung dan telinga.
“Terlihat ada darah keluar dari hidung dan telinga. Anggota langsung membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk penanganan awal,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan medis awal, balita tersebut mengalami luka serius di bagian kepala. Hasil CT scan menunjukkan adanya benturan yang menyebabkan fraktur pada tulang pipi serta patah pada bagian hidung.
“Informasinya ada retak di tulang pipi dan hidung patah. Setelah itu dirujuk ke rumah sakit lain untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.
Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bunda Halimah. Namun, pihak kepolisian belum menerima laporan perkembangan terkini mengenai kondisi balita tersebut.
Diketahui, balita itu merupakan anak dari pasangan berinisial J dan S. Saat kejadian, kedua orang tuanya tidak berada di lokasi.
Polda Kepri mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area publik yang memiliki potensi risiko tinggi seperti tangga maupun gedung bertingkat. (*)
Reporter : YASHINTA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO