Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Masjid Jabal Nur, Bukit Senang, Kecamatan Karimun. Pelaku diduga memanfaatkan kondisi listrik padam untuk melancarkan aksinya. Beberapa hari kemudian, kotak amal tersebut ditemukan di kawasan perkuburan warga Tionghoa dalam kondisi kosong.
Ketua RT 004 Bukit Senang, Ervi Endriwan, mengatakan, pencurian kotak amal di masjid tersebut sudah berulang kali terjadi. Aksi terakhir berlangsung pada Selasa (14/4) malam hingga Rabu (15/4) dini hari, saat listrik padam.
“Maling kotak amal memanfaatkan listrik padam ketika beraksi. Kami baru mengetahui setelah melihat video yang beredar, ada kotak amal masjid kami ditemukan di perkuburan warga Tionghoa. Dan tentunya isinya sudah kosong,” ujarnya kepada Batam Pos, Jumat (17/4).
Menurut Ervi, kotak amal Masjid Jabal Nur sudah tidak terhitung berapa kali menjadi sasaran pencurian. Untuk mengantisipasi, pengurus biasanya mengosongkan kotak amal setiap malam. Namun, pada kejadian terakhir, petugas lupa mengambil uang yang ada di dalamnya.
“Memang biasanya setiap malam isi kotak amal dikosongkan. Tapi malam itu petugas lupa, sehingga kembali terjadi pencurian,” jelasnya.
Ia menambahkan, aksi pencurian tersebut tidak terekam kamera pengawas (CCTV) karena listrik padam hingga dini hari. Kejadian baru diketahui saat jemaah datang untuk salat subuh dan mendapati kotak amal sudah hilang.
Sebelumnya, warga bersama pengurus masjid juga sempat mencoba menjebak pelaku. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
“Dulu sempat terlihat di rekaman CCTV, pelaku menggunakan penutup kepala. Tapi kualitas rekaman kurang jelas. Sepertinya pelaku cukup memahami situasi dan kondisi di sekitar masjid,” pungkasnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY